Airlangga: Wacana Calon Tunggal Tak Relevan

Depoliticanews – Upaya penggiringan calon tunggal di Pilgub Jatim 2018 tak
hanya mendapat penolakan dari sejumlah Parpol, khususnya Gerindra dan PKS
tapi juga berlaku di masyarakat.

Salah satunya dari lembaga Survei The Initiative Institute, Airlangga
Pribadi Kusman menegaskan wacana calon tunggal sebetulnya tidak relevan
karena hasil beberapa lembaga survei justru memunculkan beberapa nama yang
sangat kompetitif dengan dukungan publik cukup bersaing.

Pilgub dalam konteks aklamasi atau calon tunggal, papar Airlangga, muncul
ketika tidak ada calon lain yang bisa bersaing atau mendapat dukungan yang
kuat.

”Tapi ini persaingannya sangat kuat,” katanya seperti rilis kepada
depoliticanews, Kamis (13/7).

Justru bagi elit dan kekuatan Parpol yang menilik hasil beberapa lembaga
survei serta masih komitmen mendengarkan suara rakyat, harus membuat kanal
politik untuk memunculkan beragam calon.

“Sehingga para calon favorit yang potensial mendapat saluran politik,” ujar
dosen FISIP Unair ini.

Sementara itu, hasil survei dari Surabaya Survey Center (SSC) periode Juni
2017 juga mengungkapkan mayoritas publik menolak calon tunggal sebanyak
80,20 persen.

Penolakan didasari hal itu tidak demokratis dan menunjukkan kegagalan dalam
regenerasi kepemimpinan. “Publik Jatim semakin kritis,” ujar Direktur SSC,
Mochtar W Oetomo.

“Hal ini memperlihatkan bahwa publik Jatim semakin literate dalam politik,
sekaligus perkembangan ini memperlihatkan kepada kita semua bahwa
nilai-nilai demokrasi mulai diakomodir dalam perpolitikan Jatim,” imbuhnya.

Sebelumnya, upaya mengusung calon tunggal tak lagi sebatas wacana tapi
sudah mengarah pada propaganda untuk memuluskan bakal pencalonan Saifullah
Yusuf (Gus Ipul) yang hampir pasti diusung PKB.

Sedihnya lagi, Gubernur Soekarwo, atas nama ketua DPD Partai Demokrat Jatim
ikut-ikutan menjadi ‘bagian dari skenario’ yang justru bisa mencederai
semangat demokrasi partisipatoris dalam konteks politik elektoral. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *