Amien Rais: Jika Ahok Bebas, Jokowi Akan Lengser

Depoliticanews – Terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap kasus
Penistaan Agama oleh Ahok, tokoh reformasi, Prof Amien Rais angkat bicara
dan memperingatkan Presiden Jokowi untuk berhati-hati.

Dia menilai jika hakim memberikan putusan sama dengan jaksa, maka Presiden
Jokowi akan memanen protes keras rakyat Indonesia.

“Kalau sampai hakim memberikan hukuman seperti keputusan jaksa, hukuman
satu tahun dengan percobaan dua tahun (ini artinya bebas), saya kira Jokowi
akan memanen protes luar biasa masyarakat Indonesia. Jangan pernah berharap
jadi presiden lagi, sudah, itu keyakinan saya,” katanya, Rabu (26/4).

Menurutnya, kekalahan Ahok pada Pilkada DKI Jakarta menjadi bukti kekalahan
Jokowi. Jokowi yang membanggakan Taipan pemilik modal besar, sehingga mudah
meremehkan rakyat, kata Amien Rais justru akan memicu kemarahan.

“Jadi kalau Jokowi cukup cerdas, harus tahu kekalahan Ahok di Pilkada itu,
kekalahan Jokowi juga. Kalau mau nekat hukuman diperingan, dia (Jokowi)
finish. Jangan meremehkan umat Islam lah, jadi Taipan, Cukong ndak ada
gunanya. Sebab rakyat kita makin pandai, malah marah nanti,” ucapnya.

Dia berpesan pada Jokowi untuk tidak mencampuri keputusan hakim dalam
memutuskan sidang perkara penistaan agama oleh Ahok.

“Kalau mereka main uang dan sembako, kita marah, rakyat akan marah. Akan
jadi bumerang, jadi pesan saya bung Jokowi, anda hati-hati, jangan
mencampuri keputusan hakim itu. Kalau anda mencampuri saya kira anda juga
akan finish. Saya tidak mendahului takdir Allah bahwa umat Islam sudah
habis kesabarannya, pengalaman kemarin itu jelas sekali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amien Rais menegaskan hukuman bagi penista agama sewajarnya
adalah dengan tuntutan maksimal lima tahun penjara. Jika penista agama
bebas, dia yakin Jokowi akan lengser dan tidak akan pernah menjadi Presiden
lagi.

“Kalau Ahok penista agama dihukum ringan, saya kira Jokowi jangan berharap
jadi Presiden lagi,” pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *