Anak Bejo Sugiyantoro Berharap Masuk Tim Inti Persebaya

Depoliticanews – Persebaya tidak pernah kering menghasilkan para pemain muda berkualitas melalui kompetisi internalnya. Banyak diantaranya juga sukses berkarir sampai level nasional dan klub luar Surabaya. Persebaya Surabaya yang akan mengarungi Liga 2 di tahun 2017 ini juga akan dihuni beberapa pemain muda jebolan kompetisi internal.

 

Satu diantaranya adalah Rahmad Irianto. Pelajar SMA 10 Surabaya ini merupakan wonderkid yang berposisi sebagai central back. Muda dan berpengalaman di level junior. Pernah bermain di Frenz United, klub di Malaysia.

 

Persaingan menjadi pemain Persebaya dalam seleksi ini amatlah ketat. Dan Rian sangat siap akan persaingan ini.

 

“Saya ingin berikan yang terbaik buat klub impian masa kecil ini. Kebanggaan tersendiri memakai lambang Persebaya di dada,” kata Rian sapaan akrabnya, Selasa (28/2).

 

Rian ini adalah anak sulung Bejo Sugiyantoro, legenda Persebaya dan Indonesia. Berpostur, berwajah, dan berposisi sama dengan sang bapak bukan sebuah kebetulan. Namun, ada pernyataan menarik Rian saat ditanya tentang Bejo Sugiyantoro.

 

“Saya hanya mau dikenal sebagai Rian. Bukan Rian karena anaknya abah Bejo,” ungkap Rian dengan mimik serius. “Saya bisa menjadi lebih baik dari ayah saya,” tambah Rian penuh percaya diri.

 

Rian juga mengungkapkan jika kedua orang tuanya sangat mendukung karir sepakbolanya. Selain itu, Rian mengungkapkan juga dirinya siap bersaing jika dipanggil tim nasional U23 atau U19.

 

Sementara itu, Persebaya tak hanya diperkuat putra daerah Surabaya saja namun juga luar Surabaya. Tulehu, sebuah daerah di Maluku Tengah, yang merupakan penghasil pemain-pemain top sepak bola di Indonesia juga ikut menyumbangkan para pemainnya. Sebut saja Chairil ‘Pace’ Anwar dan Rahel Tuasalamony.

 

Kini ada satu lagi putra Tuleha yang memperkuat Persebaya. Ia adalah Sidik Saimima. Pemain kelahiran 4 Juni 1997 lolos seleksi tahap kedua. Ia telah beberapa kali memperkuat klub di tanah air. Terakhir, ia bermain untuk Gresik United (GU). Dua klub yang dibela sebelum GU adalah Cilegon United dan Laga FC.

 

”Saya berharap bisa bergabung dengan Persebaya,” kata jebolan tim PON Jawa Timur ini.

 

Bersama GU, ia masuk dalam skuad di turnamen TSC 2016 lalu. Perannya sangat sentral. Ia merupakan tipe gelandang pekerja keras sehingga cocok berkolaborasi dengan jenderal lapangan tengah Misbakhul Solikin dan Rendi Irwan. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *