Anies Bantah Isu Jadi Cawapres Prabowo

Depoliticanews – Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hari ini ditetapkan
sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih pada Pemilihan
Gubernur putaran kedua tahun 2017, oleh KPUD DKI.

Pada masa kampanye jelang pencoblosan tanggal 19 April 2017, beredar isu
kalau Anies bakal menjadi calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto
pada Pilpres 2019.

Isu yang beredar itu segera dibantah. Menurut Anies, tidak ada kesepakatan
atau kontrak politik yang melarangnya untuk maju sebagai calon presiden
atau wakil presiden.

Walaupun tidak ada larangan (ikut pilpres), dia menegaskan akan menjaga
komitmen menjalankan tugasnya bersama Sandiaga Uno, sebagai Pemimpin DKI
sampai 2022.

“Tidak ada tanda tangan kontrak politik seperti isu yang beredar itu. Anda
boleh cari di mana saja tidak akan ketemu. Yang jelas, kami berdua punya
komitmen menuntaskan kerja di Jakarta,” tegasnya di Kantor KPUD DKI, Jumat
(5/5) sore.

Seperti diketahui, Anies-Sandi memenangi persaingan Pilgub, dan akan
dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Oktober 2017.

Pada Pilgub DKI putaran kedua, pasangan Anies-Sandi unggul dengan selisih
signifikan (15,92 persen) dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot
Saiful Hidayat.

Dari 5.591.353 suara sah, pasangan Anies-Sandi mendapat 57,96 persen atau
sebanyak 3.240.987 suara.

Sedangkan pasangan Ahok-Djarot mendapatkan 42,04 persen atau sebanyak
2.350.366 suara. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *