Antasari Bagian Pendukung Ahok, Bukan Undangan KPU

Depoliticanews – Mantan Ketua KPK Antasari Azhar hadir di acara debat
semalam di Hotel Bidakara, Jumat (27/1). Antasari, yang mengenakan kartu
tanda pengenal bertuliskan VIP, yang berarti undangan resmi, sempat membuat
suasana tempat berlangsungnya debat menjadi heboh. Meski demikian, KPU DKI
berkata Antasari bukanlah undangan mereka.

“Bukan (undangan KPUD). Kita tidak undang Pak Antasari,” ujar komisioner
KPU DKI Dahlia Umar saat dikonfirmasi, Sabtu (28/1).

Dahlia lantas menjelaskan soal kehadiran Antasari yang duduk di kursi VIP.
Dia berkata Antasari merupakan bagian dari pendukung pasangan calon nomor
urut 2 Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dan
seharusnya bergabung dengan pendukung Ahok-Djarot di kursi berwarna putih.

“Waktu kami konfirmasi, beliau kan datang, ya. Sebenarnya yang kami undang
itu untuk duduk di kursi bagian depan itu (bagian VIP) pimpinan lembaga
tingkat daerah, salah satunya Ketua DPRD, tapi ternyata yang duduk di situ
Pak Antasari. Menurut Ketua DPRD DKI, beliau mempersilakan Pak Antasari
duduk di situ (kursi VIP). Beliau adalah undangan atau bagian dari
pendukung nomor 2,” tandasnya.

KPU DKI tidak mempermasalahkan soal tempat duduk Antasari. Selama yang
mempunyai kursi memperbolehkan dia menempati kursinya (Ketua DPRD DKI),
boleh-boleh saja dia duduk di situ.

“Kalau pendukung itu registrasi ada, jadi dikoordinir oleh pendukungnya
masing-masing. Pendukung bisa terdiri dari politikus, aktivis, mantan
pejabat, mantan birokrat yang memang menyatakan mendukung calon tertentu.
Yang jelas, kami tidak mengundang Pak Antasari, kami hanya mengundang ketua
partai politik tingkat pusat beserta sekjen parpol dan di VIP itu yang tadi
saya sebutkan,” tutupnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *