Dana Rp 19,5 M Disiapkan Untuk Pilkada Kota Batu

Depoliticanews – Pelaksanaan Pilkada Kota Batu kini telah siap digelar.
Dari aspek penganggaran, Sekretaris Daerah Kota Batu, Widodo menjelaskan
telah dianggarkan untuk perhelatan Pilkada sekitar Rp 19,5 miliar. Anggaran
tersebut kini telah dibagikan pada stake holder terkait.

“Untuk anggaran Pilkada Kota Batu ini sudah kami dicairkan dan disalurkan
untuk KPU , Panwas, Polres, Kodim, Satpol PP, dan Kesbangpol dengan rincian
sesuai tugas tiap lembaga,” kata Widodo, Selasa (14/2).

Dari dana tersebut, jumlah yang disalurkan terbesar untuk KPU Kota Batu,
yakni sekitar Rp 12,7 miliar dan Panwas Kota Batu sebesar Rp 2,9 miliar.
Dari sektor keamanan anggaran disalukan pada Polres Kota Batu sekitar Rp
2,3 miliar dan Kodim Rp 950 juta.

Untuk anggaran untuk Satpol PP Kota Batu sekitar Rp 361 juta. Sedangkan
anggaran untuk Kantor Kesbangpol Kota Batu sekitar Rp 278 juta.

Dengan dana yang telah dianggarkan dan disalurkan, Widodo berharap
pelaksanaan bisa berjalan dengan aman dan sukses. Salah satu indikator
suksesnya pilkada ini, kata dia, dapat dilihat dari indeks demokasi yang
bagus.

“Dari indeks demokasi, kehadiran pemilih pada Pemilihan Legislatif lalu
mencapai 80 persen lebih. Pilkada Kota Batu ini kami menargetkan indeks
demokrasi bisa mencapai 90 persen lebih,” tuturnya.

Guna menarik minat warga untuk datang ke TPS (tempat pemungutan suara),
lanjut dia, disediakan door prize atau hadiah. “Door prize ini untuk
menarik minat pemilih untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya. Target
kehadiran 90 persen kalau bisa tercapai akan sangat bagus karena nasional
baru 72 persen,” ujarnya.

Dalam Pilkada Kota Batu terdapat empat pasangan calon (paslon). Pertama
yakni Rudi dan Sujono dari Partai PAN, Nasdem, dan Hanura. Paslon kedua
yakni Dewanti Rumpoko dan Panjul Santoso dari PDI Perjuangan.

Paslon ketiga yakni Khoirudin dan Angga Sonata dari Partai Demokrat dan
PKB. Sedangkan paslon keempat yakni Abdul Majid dan Kasnuri dari jalur
perseorangan atau independen. Untuk paslon keempat yang notabene dari unsur
PNS ini memenuhi kuota dukungan KTP.

“Minimal perseorangan ini harus dapat dukungan minimal 14 ribu KTP dan
sudah serahkan 22 ribu. Akhirnya lolos verifikasi 16 ribu. Untuk status PNS
ada yang pensiun dan keluar (mengundurkan diri),” pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *