DPC PDIP Banyuwangi Wakili Azwar Anas Kembalikan Formulir Pilgub

Depoliticanews – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengembalikan
formulir pendaftaran Pilgub Jatim 2018 ke DPD PDIP Jatim, Minggu (9/7).

Pengembalian dilakukan oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Banyuwangi I Made
Cahyana Negara dan jajaran PDIP Banyuwangi.

Made mengatakan, pengembalian formulir ini adalah bentuk kesiapan untuk
menjalani seluruh proses penjaringan calon kepala daerah yang dilakukan
PDIP.

“Untuk selanjutnya, kami tunduk pada keputusan atau titah Ketua Umum PDIP
Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Made.

Made mengatakan, PDIP Banyuwangi mendorong Anas maju dalam Pilgub Jatim
berdasarkan kinerja yang ditorehkan bupati muda itu. Sebelumnya, Banyuwangi
adalah daerah yang jauh dari pusat pertumbuhan utama Jatim. Banyuwangi tak
dihitung dalam peta kemajuan daerah. Belum lagi hambatan infrastruktur
karena Banyuwangi adalah daerah terluas di Pulau Jawa.

“Tapi berkat pola kepemimpinan gotong-royong Pak Anas bersama masyarakat,
tokoh lintas agama, budayawan, akademisi, dan sebagainya, Banyuwangi kini
secara bertahap terus maju pesat. Tentu pasti masih ada
kekurangan-kekurangan. Basis kinerja itu menjadi modal penting untuk
memimpin Jatim ke depan,” ujarnya.

Secara ekonomi, lanjut Made, program ekonomi kerakyatan berhasil
meningkatkan pendapatan per kapita warga Banyuwangi dari Rp 20,8 juta per
orang per tahun menjadi Rp 41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau
ada kenaikan 99 persen.

Angka kemiskinan pun menurun cukup pesat dari level 20 persen menjadi 8,79
persen pada 2016.

“Berdasarkan data BPS, inflasi Banyuwangi terhitung yang terendah. Artinya
meski ekonomi dan pendapatan tumbuh, warga tetap terlindungi daya belinya.
Tahun ini juga sampai Juni 2017, inflasi Banyuwangi masih terendah seJatim
berdasarkan data BPS,” papar Made.

Dia menambahkan, program kerakyatan lainnya selama ini telah membantu
masyarakat Banyuwangi, khususnya kelompok ekonomi lemah. Di antaranya
beasiswa Banyuwangi Cerdas yang membiayai 700 anak muda berkuliah di
berbagai kampus di Indonesia.

Program jemput bola warga miskin sakit telah melayani ratusan warga di
rumahnya. “Jadi, petugas dan dokternya yang datang merawat ke rumah. Bahkan
bila harus dirujuk ke Surabaya, ada rumah singgah gratis bagi mereka,”
papar Made, yang juga Ketua DPRD Banyuwangi ini.

Untuk pengelolaan birokrasi, lanjut Made, Banyuwangi menjadi kabupaten
pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih nilai A dalam Sistem
Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian PAN-RB.

“Dari aspek pengembangan SDM, Banyuwangi dulu tak punya kampus negeri,
sekarang ada tiga kampus negeri. Salah satunya Universitas Airlangga Kampus
Banyuwangi yang ke depan jadi embrio Universitas Negeri Banyuwangi,” kata
dia.

Anas, sambung Made, berhasil menjaga toleransi di Banyuwangi. umat lintas
agama disapa tanpa terkecuali. Banyuwangi mendapat Harmony Award 2017 dari
Kementerian Agama.

Hasil survei independen, papar Made, menempatkan Anas dalam posisi
popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas yang cukup memadai. “Itu jadi
modal awal untuk maju dalam proses penjaringan partai, tapi tentu semua
keputusan kami pasrahkan kepada Ibu Megawati,” ujarnya.

Made menjelaskan, nama Anas sebelumnya terjaring berdasarkan rekapitulasi
hasil rapat pleno DPC PDIP seJatim terkait penjaringan Calon Gubernur dan
Calon Wakil Gubernur. Hal itu tertuang dalam surat DPD PDIP Jawa Timur
Nomor 122/eKS/DPD/VI/2017 tertanggal 12 Juni 2017 yang ditujukan ke Anas.
Lalu pada 14 Juni, PDIP Banyuwangi berinisiatif mengambilkan formulir untuk
Anas.

Dia menambahkan, pengembalian formulir dilakukan olehnya karena Anas sedang
menunaikan tugas memenuhi undangan di Jerman dari Badan Sepeda Dunia (UCI)
Asia Tour dan sudah sepengetahuan DPP PDIP dan DPD PDIP Jatim.

Dengan pengembalian formulir Anas ke PDIP Jatim, menjadi tersisa dua
kandidat wakil gubernur yang belum mengembalikan. Yakni, anggota DPR RI
Said Abdullah dan Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistyono. Yang sudah
mengembalikan hingga hari ini adalah Gus Ipul, Kusnadi, Suhandoyo, dan
Azwar Anas. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *