Dua Pelaku Pencurian di Rumah Kopaska Akhirnya Tewas

Depoliticanews – Anggota Satreskrim Polsek Sukomanunggal, menemukan satu
motor yang diduga milik salah satu pelaku pencurian motor di rumah Mayor
Tunggul, anggota Kopaska TNI Angkatan Laut.

Motor Honda Vario L 6691 VR, yang ditemukan di Jalan Krembangan ini banyak
bercak darah. Sementara pemiliknya tidak ada dilokasi, sehingga warga
menyerahkan ke kantor polisi.

“Tadi pagi anggota Polsek Sukomanungga menemukan satu motor Honda Vario.
Tapi, pemiliknya tidak ada di lokasi. Dari informasi yang didapat anggota,
pelaku sudah tewas dan dimakamkan di Madura,” kata AKBP Shinto Silitonga
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (5/7).

Menurut dia, pelaku yang tewas dan sudah dimakamkan tersebut diduga juga
terkena tembakan dari Mayor Tunggul. Karena, dalam pemeriksaan dan laporan,
korban sudah mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

Tiga kali peringatan tidak digubris akhirnya Mayor Tunggul mengeluarkan
tembakan keempat dan mengenai salah satu pelaku, Pelaku kemudian jatuh dari
motor, dan dihajar oleh massa hingga tewas.

Setelah itu, korban juga masih memberikan tembakan ke arah pelaku lainnya,
yang diduga tewas dan dimakamkan di Madura.

“Jadi pelaku yang tewas karena kena tembakan itu ada dua orang. Satu tewas
di lokasi setelah terkena tembakan dan dihajar oleh massa. Satu pelaku
diduga tewas terkena tembakan dan kehabisan darah saat melarikan diri,”
ujarnya.

Dengan tewasnya dua pelaku pencurian motor di rumah seorang anggota Kopaska
TNI Angkatan Laut ini, maka tinggal satu pelaku yang masih belum ditangkap.
Identitas pelaku sendiri sudah diketahui, setelah polisi melakukan
identifikasi sidik jari dan beberapa keterangan saksi yang ada di lokasi.

“Pelaku yang tewas di lokasi itu bernama Abdul Aziz alias Aziz Sabrang.
Untuk pelaku kedua yang tewas sudah dibawa dan dimakamkan di Madura
diketahui bernama Nadi Binto,” ucap Shinto.

Perlu diketahui, kejadian berawal saat Mayor Tunggul mengetahui ada orang
masuk ke dalam garasi rumahnya. Lalu Mayor Tunggul naik ke lantai dua untuk
mengambil pistol jenis FN miliknya. Keluar dari lantai dua, dia melihat
motor Honda Beat L 3605 WM, warna putih kombinasi biru miliknya dicuri.

Saat itu juga, Mayor Tunggul memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga
kali. Tembakan keempat mengenai tubuh dua orang pelaku, sedangkan satu
orang pelaku hingga kini masih diburu. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *