Fadeli Dorong RSUD Soegiri Terus Berbenah

Depoliticanews – Bupati Lamongan Fadeli menyebut sudah ada perubahan signifika dari RSUD dr
Soegiri dalam memberikan pelayanan. Namun dia mendorong agar manajemen
terus berbenah, dengan mengedepakan kualitas pelayanan.

“Saat ini, orang sakit pun mencari kenyamanan dan pelayanan
yang terbaik. Jika rumah sakit ini ingin bersaing dengan rumah sakit
swasta, maka mau tidak mau kenyamanan dan pelayanan harus terus
ditingkatkan, “ pesan dia saat meresmikan gedung kembar RSUD dr Soegiri,
Rabu (5/4).

Gedung kembar itu memiliki lima fasilitas baru yang sudah
operasional. Yakni berupa Gedung Rawat Inap Bugenvil, Gedung Rawat Inap
Dahlia, Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS), Gedung Ponek, dan Gedung
VVIP.

Peresmian fasilitas baru itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua
TP PKK Mahdumah Fadeli. Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti
pembangunan gedung. Wabup Kartika Hidayati dan sejumlah pejabat Forum
Koordinasi Pimpinan (Forkopimda) setempat terlihat menghadiri peresmian
tersebut.

Dalam laporannya, Direktur RSUD dr. Soegiri dr. Yuliarto menyampaikan tahun
2016 RSUD dr. Soegiri sudah mendapatkan akreditasi lulus tingkat paripurna.

“Pada akhir tahun 2016 RSUD dr. Soegiri telah mendapatkan akreditasi lulus
tingkat paripurna. Sebuah penilaian akreditasi untuk pelayanan kesehatan
rumah sakit. Hal ini tidak terlepas dari dukungan Pemkab Lamongan, terutama
Bupati Fadeli untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten
Lamongan, “ ungkap dr. Yuliarto.

Sementara Bupati Fadeli dalam sambutannya memberi apresiasi kepada
manajemen RSUD dr. Soegiri, yang selama dua tahun terakhir ini mengalami
perubahan yang signifikan dalam pelayanan kesehatan.

“Dua tahun terakhir ini banyak  perubahan yang terjadi di RSUD dr. Soegiri.
Apalagi dalam bidang pelayanan kesehatan, “ ujarnya.

Ditambah dengan peresmian lima fasilitas kesehatan tersebut, dia berharap
pelayanan kesehatan akan semakin meningkat. “Terutama pelayanan untuk kelas
III semoga akan semakin baik. Jika (gedung) ini belum cukup, nanti akan
kita tambah lagi, “ katanya menambahkan.

Fadeli juga mengungkapkan, belum lama ini telah bertemu dengan pihak BPJS
terkait jangkauannya terhadap masyarakat.`Dia berharap agar jangkauan
pelayanannya bisa mencapai 85 persen.

“Sampai dengan saat ini masyarakat yang tercover dalam BPJS di Kabupaten
Lamongan masih 55 persen. Nantinya kami berharap itu bisa naik menjadi 85
persen. Saya juga sudah mendiskusikan, agar BPJS dalam memberikan layanan
kesehatan terhadap masyarakat tidak membedakan dia itu masuk kelas III, II
ataupun I. Harus disamakan,” jelas Fadeli.

Dalam peresmian itu staf RSUD dr. Soegiri sempat mendemonstrasikan
simulasi *code
blue*. Yakni kode isyarat yang digunakan untuk menandakan adanya seorang
pasien yang sedang mengalami serangan jantung (*cardiac arrest*), atau
mengalami situasi gagal nafas akut (*respiratory arrest*). Kode itu juga
digunakan untuk situasi darurat lainnya yang menyangkut dengan nyawa pasien.

RSUD dr. Soegiri saat ini sudah memiliki fasilitas kesehatan modern seperti
untuk mengatasi batu ginjal dengan metode *extracorporeal shock wave
lithotripsy*. Yakni metode medis yang menggunakan gelombang ultrasonik.

Untuk pengobatan katarak, RSUD dr. Soegiri juga sudah menggunakan teknik
*phacoemulsification*. Sebuah metode medis dengan bantuan sinar laser,
sehingga usai operasi pasien bisa beraktifitas tanpa penutup mata.(sta)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *