Fadli Zon Kritisi Fasilitas Kesehatan Lapas Gunung Sindur

Depoliticanews – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengkritik fasilitas
kesehatan yang masih minim di lembaga pemasyarakatan (lapas) Gunung Sindur,
Bogor. Menurut beliau masalah kesehatan adalah urusan dasar yang haru
dipenuhi pelayanannya.

“Ada beberapa kekurangan yang dirasakan oleh warga binaan disini. Terutama
fasilitas kesehatan, klinik, yang tidak memadai, saya lihat langsung.
Bahkan tempat tidur untuk yang sakit pun juga tidak ada. Padahal 20-80an
dari napi yang sakit,” jelasnya, Rabu (10/5).

Fadli Zon melakukan kunjungan ke lapas Gunung Sindur tanpa didampingi oleh
anggota DPR lainnya. Beliau mengatakan bahwa kunjungannya dalam rangka
melakukan fungsi parlemen. Yaitu fungsi pengawasan. Alasan Fadli Zon
memilih lapas Gunung Sindur, ia mengaku karena lapas tersebut memiliki
spesifikasi super maximum security.

“Karena ada beberapa tahanan teroris, di samping ada juga blok-blok khusus
yang menampung bandar narkoba. Secara umum, dari sisi gedung dan fasilitas,
saya kira ini sudah cukup baik,” ujarnya.

Menurut Fadli Zon, sistem pengamanan yang diterapkan di lapas Gunung Sindur
sudah sangat ketat. Ia meyakini tidak akan ada narapidana yang dapat
melarikan diri. Apalagi terdapat 3 pagar tinggi yang melapisi lapas.

“Saya juga lihat di ruang kontrol, itu CCTV dimana-mana, bisa melihat
sampai ke toilet. Tapi memang tidak seluruh toiletnya karena kan ada
privacy. Artinya, untuk sel khusus maximum security sudah sangat aman,”
tegasnya.

Namun demikian, Fadli Zon menyayangkan jumlah tenaga penjaga lapas yang
kurang. Lapas Gunung Sindur hanya memiliki 15 petugas keamanan. Dari 15
orang tersebut dibagi menjadi 3 regu yang masing-masing terdiri dari 5
orang. Sedangkan warga binaan sejumlah 847 orang. Terkait dengan makanan
dan tempat ibadah tidak ada masalah yang ditemukan oleh Fadli Zon.

“Tadi saya tanyakan juga soal makanan, baik-baik saja katanya. Yang lain
tidak ada masalah, termasuk isu untuk beribadah, itu tidak ada masalah,”
ujarnya.

Fadli Zon menegaskan, akan menyampaikan aspirasi warga terkait fasilitas
kesehatan kepada Kementrian Hukum dan HAM (kemenkumham).

“Solusi terkait masalah fasilitas kesehatan, saya akan berkirim surat
kepada kemenkumham. Karena ini masalah kesehatan masalah basic ya, sehingga
perlu ditingkatkan,” katanya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *