Formappi Nilai Presidential Thresold Sudah Tak Relevan Lagi

Depoliticanews – Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia
(Formappi) Sebastian Salang menilai perlu dilihat secara berbeda antara
ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) dengan ambang batas
pencalonan presiden atau Presidential Threshold (Pres-T) dalam konteks
pemilu serentak tahun 2019. Menurut Sebastian, PT tetap dinaikkan,
sementara Pres-T tidak relevan lagi.

“PT perlu dinaikkan dalam rangka penyederhanaan partai politik di parlemen
sehingga ada penguatan demokrasi dengan efektivitas pengambilan keputusan,”
ujar Sebastian di Kantor Formappi, Jakarta, Jumat (20/1).

Dia mendorong kenaikan PT sebesar 5 sampai 10 persen sehingga fraksi di DPR
menjadi ramping. Dengan demikian, proses pengelolaan pemerintahan dalam
pengambilan keputusan bisa efektif dan efisien. “Misalnya, sekarang ada 10
partai, untuk mengisi Daftar Isian Masalah atau DIM saja harus menunggu
pandangan 10 fraksi. Padahal, kalau tinggal 4 fraksi, proses di DPR makin
cepat dan DPR makin produktif dan efektif,” terang dia.

Sementara Presidential Threshold, menurut Sebastian tidak relevan lagi
dalam konteks pemilu serentak 2019. Menurut dia, setiap partai yang lolos
masuk parlemen berhak mengajukan pasangan calon presiden. “Presidential
Threshold itu ada jika desain pemilunya berbeda antara pileg dan pilpres
sehingga acuan Presidential Threshold-nya adalah pemilu sebelumnya. Nah,
kalau tahun 2019, pileg dan pilpresnya serentak sehingga tidak relevan lagi
Presidential Threshold,” terang dia.

Menurut Sebastian, adanya wacana Pres-T tidak lain hanya untuk mencegal
partai baru dan calon presiden serta wakil presiden alternatif. Pres-T
merupakan bentuk ketakutan partai besar pada calon pemimpin alternatif dari
partai kecil dan partai baru. “Seharusnya partai besar tidak perlu takut
dengan Presidential Threshold ini karena jika mesin partai bekerja, maka
calon-calon pemimpin berkualitas pasti bermunculan dan siap bertarung,”
pungkas dia. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *