Gerindra Tak Akan Bantu Kadernya yang Kabur dari Polisi

Depoliticanes – Kepolisian Resor Kota Denpasar tengah memburu oknum Wakil
Ketua DPRD Provinsi Bali dari Gerindra berinisial JGKS atau Mang Jangol
karena diduga telah menggunakan narkoba dan melarikan diri saat
penggerebekan di kediamannya. Selain menemukan narkoba, dalam penggerebekan
yang dilakukan polisi juga ditemukan senjata api.

“Kami masih memburu oknum wakil Ketua DPRD Provinsi Bali tersebut terkait
barang bukti yang ditemukan di kediamannya di Jalan Batanta Nomor 70,
Banjar Seblanga, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat,” kata Kasat Resnarkoba
Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan saat dihubungi di Denpasar,
Minggu (5/11).

Menurut Ariawan, pihaknya ihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah
anggota kepolisian untuk melacak keberadaanya agar bisa mengungkap misteri
penemuan narkoba dan senjata api yang ada di kediamannya saat
penggerebekan. “Kami masih memburu, kalau sudah tertangkap pasti kami
informasikan,” katanya.

Sebelumnya pada Sabtu (4/11) sejumlah anggota Kepolisian Resor Kota
Denpasar menggrebek rumah Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Partai
Gerindra di Jalan P Batanta no.70 Desa Dauh Puri Denpasar Barat. Saat
penggeledahan dilakukan dihadiri langsung oleh Satuan Narkoba Polresta
Denpasar yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Kompol Wayan Arta
Ariawan beserta tim dari Polresta Denpasar serta tim dari BNN Propinsi Bali.

Saat aksi penggrebekan ditemukan sejumlah barang bukti berupa tas hitam,
paket narkoba jenis sabu-sabu siap edar beserta alat isap, senjata api, dan
sejumlah senjata tajam. Saat ini sejumlah barang bukti tersebut sudah
diamankan di Polresta Denpasar untuk didata dan diselidiki asal-usul barang
haram tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, partainya tidak
akan memberikan bantuan hukum kepada wakil ketua DPRD Bali berinisial JGKS
alias Mang Jangol, kader Partai Gerindra. Polisi menggerebek kediaman JGKS
di Jalan Pulau Batanta Nomor 70, Denpasar pada Sabtu (4/11). Dari TKP,
polisi menemukan paket sabu-sabu siap edar, senjata api dan sejumlah
senjata tajam.

“Kami tidak akan memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. Kami
persilahkan dia mengurus sendiri masalah hukum yang dia hadapi,” ujar Dasco
melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/11).

Menurutnya, partai Gerindra adalah partai kader, sehingga pihaknya tidak
pernah takut kehilangan kader yang melakukan pelanggaran hukum. “Kepada
anggota dan pengurus partai di Bali kami serukan untuk tetap tenang dalam
melakukan kerja-kerja organisasi kepartaian. Biarkan persoalan Wakil Ketua
DPRD ini diurus oleh aparat penegak hukum,” tambahnya.

Penggerebekan dan penggeledahan kediaman JKGS merupakan pengembangan atas
penangkapan seorang pria berinisial GJA (21) sehari sebelumnya. Dia mengaku
mendapat paket sabu dari seseorang yang beralamat di rumah JGKS.

Selain paket sabu siap edar, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah
barang bukti lainnya berupa bong, korek api, plastik klip, uang tunai
belasan juta rupiah. Sejumlah orang juga diamankan dalam operasi ini. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *