Gus Ahan: Jatim Butuh Pemimpin Cerdas Bukan Pemimpin Panggung

Depoliticanews – Siapa sosok yang pas memimpin Jawa Timur terus menjadi pro
kontra. Namun bagi Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jatim, Zahrul Azhar Asumta
(Gus Ahan), Jatim membutuhkan figur smart leader atau pemimpin cerdas, buka
stage leader atau pemimpin panggung.

Dengan pemimpin cerdas, menurut Gus Ahan, Jatim akan semakin makmur.
“Dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp12,5 triliun lebih, Provinsi
Jatim butuh figur pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan. Nah, hal
tersebut hanya dimiliki smart leader,” ujarnya kepada depoliticanews, Kamis
(22/6).

Bagiamana dengan stage leader? Menurut Gus Ahan, seorang stage leader tidak
memiliki visi jauh ke depan. Dia hanya memikirkan karir politik diri
sendiri dan kelompoknya. Dia hanyalah pimpinan partisan. Pimpinan yang
tidak berdasar pada kinerja.

Oleh sebab itu, Gus Ahan berharap agar masyarakat dibiasakan memilih
pemimpin berdasarkan kinerja. “Bukan hanya sekedar pemimpin yang piawai
orasi di panggung. Dan pandai membuat gergeran masyarakat,” katanya.

Gus Ahan mengapresiasi banyaknya tokoh NU yang sudah muncul menjelang
pilgub yang dihelat 2018 mendatang. Diantaranya Saifullah Yusuf (Gus Ipul),
Khofifah Indar Parawansa, Abdullah Azwar Anas, serta Hasan Aminudin.

Politisi muda ini menambahkan, soal pemimpin yang memiliki visi jauh ke
depan, sudah selayaknya masyarakat tidak terjebak pada figur dan
popularitas. Tapi lebih berbicara pada kemampuan diri.

Lantas bagaimana untuk melihat figur itu smart leader atau stage leader?
Menurut Gus Ahan hal tersebut tidak sulit. Karena cukup melihat jejak rekam
yang bersangkutan selama berkiprah di jabatannya. Dia lantas mencontohkan
bahwa Soekarwo atau Pakde Karwo merupakan salah satu contoh smart leader.

“Semisal, seseorang pernah menjabat sebagai menteri atau bupati. Kita
tinggal melihat apakah dia memiliki rapor merah selama menjabat. Apakah dia
pernah diberhentikan atau tidak. Kalau smart leader pasti jejak rekam
kariernya bagus. Sosok Pakde Karwo itu contoh smart leader,” pungkasnya.
(Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *