Gus Thoriq: Khofifah Layak Menang Lawan Gus Ipul

Depoliticanews – Inisiator Hari Santri Nasional, KH.Thoriq Bin Ziyad
memandang, persaingan dalam kursi Pilgub Jatim 2018 mendatang, tak seriuh
lima tahun lalu. Majunya Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansyah untuk
ketiga kalinya, justru akan menjadi kekuatan yang sangat besar bagi
Khofifah.

“Kalau saya melihat, bu Khofifah memang sudah layak menang, karena sudah
banyak pengalaman dan terbukti berpengalaman. Sosok figure seperti beliau,
sangat dibutuhkan, kesimpulan saya siapapun yang mendampinginya, Insya
Allah punya banyak kesempatan untuk menang di pilgub Jatim 2018 mendatang,”
ungkap KH. Thoriq Bin Ziyad, pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, Desa
Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Senin (2/10).

Gus Thoriq sapaan akrabnya melihat, kekalahan Khofifah dua kali pada Pilgub
Jatim sebelumnya, adalah modal politik yang cukup besar. “Semua bisa
menjadi wakil dari bu Khofifah. Yang perlu dicatat adalah, semua rakyat di
Jatim pasti melihat siapa figur utama dalam Pilgub mendatang. Soal wakil,
itu hanya penyempurnanya saja, harapan kami wakil bu Khofifah nanti mampu
menyempurnakan sosok pemimpin di Jawa Timur,” tegasnya.

Figur calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 nanti, harus punya
karakterberbeda. Jika satu keras, satunya lembut. Dengan perbedaan inilah
mereka saling melengkapi. “Mudah-mudahan jika bu Khofifah terpilih sebagai
Gubernur, bisa membangun Jatim lebih baik dari sebelumnya,” tutur Gus
Thoriq.

Saat ditanya peluang Gus Ipul sebagai rival terkuat Khofifah? Pria yang
gemar olahraga berkuda itu mengatakan jika Gus Ipul, bukan tandingan dari
Khofifah. “Jujur kesempatan beliau (Gus Ipul, red) untuk saat ini, tidak
sebagus pilgub kemarin. Karena memang sudah berubah kondisi dan
siatuasinya, karena yang paling bisa memenangkan menurut pandangan saya ya
khofifah, apalagi sekarang trennya pemimpin perempuan. Contohnya di negara
Singapura,” bebernya.

“Gus Ipul bukan tandingan Khofifah. Dari dua kegagalan Pilgub Jatim menjadi
pelajaran berharga bagi Khofifah,” tambah Gus Thoriq.

Ia melanjutkan, Khofifah pasca gagal dalam Pilgub Jatim dua kali, masih
memegang jabatan sebagai Menteri. Khofifah, juga sudah banyak menanam.
“Husnudzon saya, bu Khofifah justru punya banyak pengalaman dan wawasan
saat beliau menjabat Menteri. Sehingga bekal inilah yang bisa dipakai dalam
membangun Jawa Timur kedepan,” urainya.

Gus Thoriq menambahkan, Khofifah dikenal sebagai sosok yang jujur, bersih
dan berpengalaman mulai dari jaman Gus Dur sampai sekarang. “Itu yang
dipertimbangkan masyarakat, tuntutan masyarakat yang kami tangkap, mereka
butuh figur yang bersih dan jujur. Tentang keamanan di Jatim, keamanan itu
bisa terlaksana kalau pemimpin bisa jujur mengatakan yang sebenarnya,”
pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *