HMI Pamekasan: Ada Upaya Sistematis Jauhkan Masyarakat dari Ulama

Depoliticanews – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Chairul Umam
mengatakan, saat ini, ada upaya sistematis untuk menjauhkan masyarakat dari
ulama. Caranya membenturkan antara golongan dalam Islam.

“Bagi HMI ini adalah bahaya laten yang harus kita waspadai bersama,
sehingga diantara kita disibukkan untuk saling mencurigai antarumat Islam,
dan melupakan ancaman serius yang bisa menggoyahkan kesatuan dan persatuan
kita,” tutur dia pada acara tablig akbar di monumen Arek Lancor, Pamekasan,
Jawa Timur, untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Sabtu (28/1).

Tabligh Akbar oleh ribuan umat Islam yang mengatas namakan diri Gerakan
Umat Islam Pamekasan (GUIP) dalam Rangka Bela Ulama dan NKRI ini diawali
orasi ilmiah dan dilanjutkan dengan istighatsah bersama. Selain menggelar
orasi kebangsaan, GIUP juga menyampaikan enam poin pernyataan sikap.

Masing-masing mengecam dan menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap
ulama dan Ormas Islam yang konsisten memperjuangkan agama dan menjaga
kedaulatan NKRI. Kedua, mengecam dan menolak upaya adu domba ulama, Ormas
Islam dan anak bangsa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

GIUP juga menuntut kepada para elite yang agar menghentikan tindakan yang
tidak terpuji demi keutuhan NKRI. Keempat, menyerukan kepada semua umat
Islam untuk terus merapatkan barisan, memupuk, dan menghidupkan semangat
jihad dalam membela Islam, ulama, dalam bingkai NKRI serta siap berkorban
jiwa raga demi tegaknya keadilan dan kebenaran di bumi pertiwi ini.

Kelima, menyerukan kepada semua anak bangsa untuk menjaga dan melindungi
UUD 1945, Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dari pihak-pihak yang
tidak bertanggung jawab yang mencoba menghancurkannya. Pada poin keenam
GIUP menyerukan kepada semua anak bangsa untuk memerangi bahaya laten
komunisme yang sudah mulai terang-terangan masuk kembali ke bumi pertiwi.

Sejumlah tokoh yang terlihat hadir dalam tablig akbar itu antara lain KH
Ali Karrar Sinhaji (pengasuh Ponpes Darut Tauhid), KH Tohir (pengasuh
Ponpes Mambaul Ulum Bata Bata), KH Jurjis Muzammil (pengasuh Ponpes Al
Is’af Guluk-Guluk Sumenep), Ustat Daeng Ali Taufiq (dari Ormas
Muhammadiyah), dan 18 organisasi pemuda se-Pamekasan, termasuk Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI). (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *