Imigrasi Mataram Deportasi 12 TKA China

Depoliticanews – Kantor Imigrasi Mataram, Nusa Tenggara Barat, mendeportasi
12 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok atau China yang sebelumnya
bekerja di proyek pengerukan pasir di kawasan Dermaga Labuhan Haji,
Kabupaten Lombok Timur.
“Mereka sudah dipulangkan dalam dua kloter, ada yang dari Jakarta dan
Bali,” kata Kepala Kantor Imigrasi Mataram Romi Yudianto kepada wartawan,
Selasa (24/1).

Terkait dengan pelanggarannya, Romi kembali menegaskan bahwa ada persoalan
administrasi sehingga ke-12 TKA asal Tiongkok tersebut harus dipulangkan ke
negara asalnya.
“Ada sejumlah administrasi yang tidak memenuhi syarat, jadi mereka terpaksa
harus dipulangkan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya hingga kini masih terus memantau kegiatan dari pihak
sponsor asal Jakarta yang membawa ke-12 TKA asal Tiongkok tersebut.
“Jangan sampai persoalan ini terulang lagi, makanya pihak sponsor masih
terus kita pantau,” katanya.

Petugas Kantor Imigrasi Mataram menyita ke-12 paspor milik WNA asal
Tiongkok di awal tahun 2017. Hal itu dilakukan karena mereka diduga telah
melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Penyitaan itu berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa
mereka ikut bekerja di darat, tepatnya dalam proyek pemasangan pipa di
sekitar kawasan Dermaga Labuhan Haji.

Petugas Kantor Imigrasi Mataram kemudian menyita paspor dan melakukan
pemeriksaan terhadap 12 WNA asal Tiongkok, termasuk pihak sponsor.

Namun dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran
izin bekerja di darat. Ke-12 WNA asal Tiongkok ini hanya bekerja di atas
kapal sebagai pelaksana proyek pengerukan pasir laut sesuai dengan izinnya.
Terkait dengan temuan itu, tidak membuat petugas menghentikan penyelidikan.
Petugas kembali menelusuri kartu izin tinggal terbatas (KITAS) perairan
yang disebut telah dikantonginya.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, KITAS perairan belum resmi
dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Namun ke-12 WNA asal
Tiongkok sudah lebih dulu bekerja. Atas alasan itu, Imigrasi Mataram
menarik kesimpulan dan memutuskan untuk mendeportasi ke-12 WNA asal
Tiongkok tersebut. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *