Indonesia Dinilai Butuh Inovasi Infrastruktur

Depoliticanews – Indonesia dinilai membutuhkan inovasi dalam pembangunan
infrastruktur. Teknologi penting dikedepankan untuk membangun sarana dan
prasarana mengingat ketersediaan ruang di kota-kota besar semakin terbatas.

Chairman Jebsen & Jessen Indonesia Group Radju Munusamy mengatakan, inovasi
teknologi juga dibutuhkan untuk menekan biaya proyek dan efisiensi waktu.
“Tentunya juga untuk meningkatkan produktivitas proyek,” kata Radju dalam
keterangan tertulis yang diterima depoliticanews, Sabtu (16/9).

Radju menjelaskan, perusahaannya telah menyediakan teknologi yang dapat
membantu para pemilik proyek meningkatkan efisiensi ruang, waktu, dan
biaya. Ia yakin dengan inovasi yang ditawarkannya dapat solusi dalam
berbagai proyek kerja infrastruktur yang sedang dan akan berjalan.

Dia merinci, ada beberapa teknologi yang siap ditawarkan yakni automated
car & motorcycle parking system atau parkir otomatis seperti di banyak
negara. Selain itu, ada juga cold flood prevention, EPS Geo-Foam, dan
multipurpose loader.

Radju menjelaskan, sistem parkir otomatis mengedepankan efisiensi dalam
berbagai aspek. Selain solusi akan kebutuhan ruang, sistem ini dapat
menghemat biaya konstruksi, terutama dalam membangun akses masuk kendaraan
yang biasa ditemukan di tempat parkir konvensional. “Saat ini, teknologi
parkir otomatis telah tersedia di beberapa bangunan komersial dan
residensial, antara lain Sudirman Central Business District (SCBD) dan
Sungai Gerong di daerah Thamrin,” ujar dia.

Sedangkan mengenai teknologi cold flood prevention, teknologi yang dikenal
sebagai dinding air ini mampu mengatasi terjadinya kerusakan akibat banjir.
Teknologi ini juga berperan sebagai bendungan sementara yang memastikan
aset terlindungi selama terjadinya bencana alam, termasuk hujan deras yang
diikuti banjir. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *