Indonesia Selamanya Tak Akan Tolerir LGBT

Depoliticanews – Sodik Mujahid Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI menegaskan
kalau Indonesia selamanya tidak akan pernah mengakomodir, mentolerir dan
membiarkan gay hidup di negara yang ber-Pancasila ini. Karena pada sila
pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, gay itu bertentangan dengan
Pancasila dan nilai-nilai agama.

“Jadi, Indonesia belum pernah dan tidak akan pernah mentolerir gay dan atau
LGBT (Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender) hidup di Indonesia. Karena
tindakan itu jelas tidak beradab dan bertentangan dengan Pancasila dan
agama sendiri,” ujar politisi Gerindra itu dalam forum legislasi dengan
tema “Undang-Undang No.4 Tahun 2008 tentang Pornografi. Mampu Jerat Pesta
Gay?” di Gedung DPR RI Jakarta, pada Selasa (23/5).

Karena itu kata Sodik, kalau ada yang mengatakan itu Hak Asasi Manusia
(HAM), maka yang perlu digarisbawahi adalah HAM di Indonesia dibatasi
dengan hukum, dan tidak ada yang namanya pernikahan sesama jenis. Dan, itu
sudah diatur dalam UU No. 44 tahun 2008 tentang UU Pornografi.

“Persoalannya kalau LGBT ini diundangkan, justru akan mengakui keberadaan
LGBT atau tidak? Inilah yang harus dipertegas,” ujarnya.

Sodik mengakui jika menghadapi LGBT saat ini, hanya ada 3 isntrumen, yaitu
UU Pernikahan, KUHP dan UU Pornografi.

“Kalau mempunyai komitmen yang sama dengan falsafah Pancasila, maka kita
bisa dengan mudah menjerat pelaku gay. Jadi, DPR dengan kasus ini
disadarkan kembali untuk membahas RUU Gay guna lebih sigap menghadapi
perilaku LGBT ini,” pungkasnya. (Amr)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *