IPM: Perlakuan Ahok ke KH Ma’ruf Amin Contoh Buruk Bagi Pelajar

Depoliticanews –  Perlakuan Ahok dan penasehat hukumnyanya pada sidang ke-8
Selasa (31/1) kepada KH Ma’ruf Amin yang menjadi saksi sangat menyakiti
hati umat Islam.

Muhammad Irsyad Ketua PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) mengatakan, IPM
sebagai organisasi pelajar sangat menyayangkan hal tersebut, karena hal
tersebut memberikan contoh yang buruk bagi pelajar, yaitu tidak menghormati
guru dan orang tua.

“Sepengetahuan kami selama persidangan, Ahok dan tim penasehat hukumnya
mengarahkan jalannya sidang kepada hal-hal di luar subtansi kasus yang
dialaminya. Dan kami menyayangkan sikap Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut
Umum (JPU) membiarkan hal tersebut berlangsung lama di persidangan,”
ujarnya kepada depoliticanews, Minggu (5/2).

Irsyad meminta kepada pemerintah agar tidak melindungi terdakwa, karena
yang terjadi selama ini menunjukkan indikasi seolah pemerintah melindungi
Ahok.

“Kami juga meminta kepada penegak hukum untuk segera menyelesaikan proses
hukum yang sedang berjalan, agar tidak berlarut-larut dan menimbulkan
polemik baru yang akan membuat gaduh umat. Semoga majelis hakim segera
menjatuhkan hukuman bagi Ahok sesuai dengan kesalahan yg dilakukannya tanpa
ada intervensi dari pihak manapun,” tegasnya.

Selain itu, menurut Irsyad, kunjungan Luhut Binsar Panjaitan, Kapolda DKI
Jakarta serta Pangdam Jaya ke rumah Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin sangat
jelas menunjukkan indikasi keberpihakan pemerintah terhadap Ahok.

Hal ini mengakibatkan buruknya citra pemerintah di mata masyarakat. Hal itu
mengemuka pada diskusi publik yg diadakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah
(AMM) bekerja sama dengan Irena Center dan Forum Anti Penistaan Agama
(FAPA) di Aula PP Muhammadiyah, Menteng Raya 62 pada hari Kamis (2/2),
bahwa banyak dari peserta diskusi publik yang mengungkapkan kekecewaannya
terhadap sikap pemerintah yang seperti itu.

“Semoga kedepan pemerintah bisa bersikap netral tanpa berpihak kepada
siapapun yang mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat, bahkan mungkin
akan mengakibatkan kegaduhan umat, karena ini merupakan hal yang sangat
sensitif bagi umat,” harapnya. (Amr)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *