Ipong: Sektor Pendidikan Paling Rawan Pungli

Depoliticanews – Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, menyebutkan bahwa lembaga yang rawan terjadi praktik pungutan liar (pungli) adalah dunia pendidikan. Karena banyak iuran yang ditarik dari sekolah.

Namun, saat ini banyak sekolah yang tidak mengetahui iuran tersebut masuk dalam kategori pungli atau tidak. “Jadi saya harap tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Ponorogo, segera merumuskannya. Mana yabg termasuk pungli. Mana yang tidak,” kata Ipong, dalam pengukuhan tim Saber Pungli, Senin (23/1/2017).

Sekarang ini, lanjut dia, pembiayaan di sekolah tidak hanya dari pemerintah dan masyarakat. Jadi sekolah bisa menarik iuran. Namun perlu diperjelas apa saja iuran yang boleh ditarik.

Ipong mengatakan, tim Saber Pungli juga akan memantau beberapa layanan publik yang rawan terhadap pungutan yaitu Samsat, Disdukcapil, dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Lembaga-lembaga tersebut perlu dipantau karena bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Untuk pejabat atau PNS yang ketahuan melakukan pungutan, pihaknya akan menghukum sesuai aturan yang berlaku. Ada sebanyak 60 orang yang masuk dalam Tim Saber Pungli ini. Anggota terdiri dari pejabat di beberapa dinas di Pemkab Ponorogo.

Tim juga diminta untuk tidak menekan pejabat dan PNS yang ada di lingkungan pemerintah kabupaten. Hal ini dilakukan agar pejabat dan PNS di pemerintah kabupaten bisa bekerja dengan baik.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *