Istri Maju Pilgub Jabar, Aher Bantah Bentuk Dinasti Politik

Depoliticanews – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meyakini
masuknya nama sang istri, Netty Prasetiani Heryawan, dalam Pilgub Jawa
Barat bukanlah bentuk dinasti politik. Nama Netty kini disasar PKS untuk
maju menggantikan Aher.

“Kalau dinasti politik, saya yang mengusulkan dong? Ini saya tidak
mengusulkan,” ujar Aher, Senin (1/5).

Menurut Aher, masuknya nama sang istri ke dalam bursa Pilkada Jawa Barat
dari PKS merupakan hasil penjaringan internal PKS. Aher tidak mengusulkan
nama istrinya untuk menjadi bakal calon kepala daerah.

“Ini bukan dinasti politik karena saya tidak mengusulkan. Tapi masuk radar.
Radarnya itu bisa jadi karena pemira internal, penjaringan internal atau
memang karena hasil survei yang muncul,” ujar Aher.

Meski demikian, Aher tidak mau mendahului keputusan PKS. Aher yang juga
merupakan anggota musyawarah penjaringan nama-nama calon kepala daerah di
Jawa Barat menyerahkan keputusannya ke mekanisme partai.

Pasalnya, Pilkada serentak 2018 di Jawa Barat bukan hanya memilih kepala
daerah tingkat provinsi saja, namun ada 16 kabupaten/kota yang juga
menyelenggarakan Pilkada.

“Tentu siapa-siapanya (yang akan diusung PKS di Pilkada se-Jabar), itu yang
akan mengumumkan adalah struktur, nanti pada saatnya,” ujar Aher. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *