Jadi Terpidana Korupsi, Wakil Bupati Cirebon Resmi Diberhentikan

Depoliticanews – Tasiya Soemadi alias Gotas resmi diberhentikan dari
jabatannya sebagai Wakil Bupati Cirebon, Jawa Barat, setelah ditetapkan
sebagai terpidana kasus penyaluran dana hibah bansos.

“Pak Gotas sudah resmi diperhentikan jadi Wakil Bupati Cirebon mulai
tanggal 17 Mei lalu,” kata Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra di
Cirebon, Rabu (31/5).

Dia menuturkan pihaknya sudah melayangkan surat ketika yang bersangkutan
sudah terbukti dan mempunyai kekuatan hukum juga sudah inkrah. Surat itu,
kata Sunjaya diberikan kepada Gubernur Jawa Barat yang kemudian oleh
Gubernur diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri.

“Saya ajukan surat pemberhentian kepada Gubernur dan sekarang tepatnya
kemaren pada Selasa (30/5) saya menerima surat pemberhentian itu,” tutur
Sunjaya.

Pihaknya menyatakan untuk kekosongan jabatan Wabup sudah diserahkan kepada
partai pengusung yaitu PDIP dan nantinya diproses untuk pemilihan. “Paling
lama diperkirakan bulan Agustus wakil bupati sudah kembali ada,” katanya.

Perlu diketahui sejak tanggal 1 Februari 2017 Gotas ditetapkan masuk Daftar
Pencarian Orang (DPO), dimana yang bersangkutan terjerat kasus penyaluran
dana hibah bansos saat menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon
periode 2009-2012.

Proses eksekusi terhadap Wabup Cirebon tersebut dilakukan usai kasasi yang
diajukan jaksa penuntut umum dari Kejari Kabupaten Cirebon dikabulkan dan
Mahkamah Agung menjatuhkan vonis kepada Gotas dengan pidana penjara selama
lima tahun enam bulan.

Adapun pengajuan kasasi dilakukan setelah sebelumnya putusan Pengadilan
Tipikor Bandung Nomor 117/Pid.Sus/TPK/2015/PN.Bdg pada 12 November 2015
memvonis bebas Gotas. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *