Jika Pilgub Jateng Hanya 3 Calon, Golkar Nilai PDIP Diuntungkan

Depoliticanews – Partai Golkar menilai, PDI-Perjuangan akan diuntungkan
jika pemilihan gubernur Jawa Tengah yang akan dilakukan pada 2018 itu
diikuti oleh tiga calon.

“Kalau calonnya tiga, secara teori PDIP diuntungkan walaupun pelaksanaannya
tergantung operasi di lapangan. Akan tetapi, kami bicara teori dahulu,”
kata Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardono di Semarang, Minggu
(13/8).

Dengan begitu, dia berharap Pilkada Jateng hanya diikuti dua calon. Supaya
partainya bisa “head to head” dengan PDIP.

“Menurut teori, pengalaman, pengamatan, dan ‘feeling’, kalau ‘head to head’
siapa pun, termasuk saya dengan PDIP itu menarik, ‘probability’-nya untuk
menang itu lebih tinggi daripada jika calonnya ada tiga,” kata dia.

Ia mengatakan bahwa Partai Golkar akan melakukan survei internal guna
menentukan calon yang akan diusung pada Pilgub Jateng 2018.

“Akhir bulan ini ada survei, termasuk saya (yang ikut disurvei), yang
hasilnya jelek enggak usah diusung,” katanya.

DPD I Partai Golkar Jateng juga intens menjalin komunikasi dengan semua
partai politik guna memenangkan pasangan calon gubernur yang akan diusung.

Partai Golkar juga memastikan akan berkoalisi dengan partai politik lain
karena jumlah kursi di DPRD Jateng yang tidak memungkinkan untuk mengusung
calon sendiri.

“Pengalaman kami dengan PPP lebih baik, PPP bersama kita di tiga pilkada
lalu, yakni Demak, Batang, dan Banjarnegara,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah Iqbal Wibisono
mengatakan bahwa partainya mengusung Wisnu Suhardono selaku Ketua DPD I
Golkar Jateng maju sebagai bakal calon pada Pilgub Jateng 2018.

“Sebanyak 35 DPD II kabupaten/kota se-Jateng dan DPD I Jateng sudah bulat
mendukung pencalonan Pak Wisnu,” katanya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *