Jokowi Dinilai Tak Akan Perpanjang Gatot Sebagai Panglima TNI

Depoliticanews – Direktur Lembaga Kajian Politik VoxPol Center, Pangi
Syarwi Chaniago menilai Presiden Joko Widodo tidak akan menggunakan aturan
perpanjangan dinas keprajuritan untuk menahan Panglima TNI Gatot Nurmantyo
di kursinya.

“Nggak mungkin, Maret menurut saya Gatot bakal pensiun,” katanya, Minggu
(8/10).

Ia menjelaskan, jika nantinya Jokowi memutuskan untuk memperpanjang masa
dinas Gatot, keputusan ini bisa menjadi bumerang bagi Jokowi di Pilpres.
Kehadiran Gatot dianggap bisa mengganggu elektabilitas eks Gubernur DKI
Jakarta itu.

“Diperpanjang justru membuka peluang naiknya elektibilitas Gatot. Terlalu
bahaya kalau Jokowi memperpanjang Gatot Panglima. Sebab Gatot sudah mulai
menganggu dan menggerus elektabilitas Jokowi,” ulasnya.

Ia menjelskan, jika nantinya Gatot purna tugas, kemungkinan besar Presiden
Joko Widodo akan menunjuk perwira dari Angkatan Laut untuk menggantikan
Gatot. Pasalnya, perwira dari TNI AL dianggap tidak terlalu banyak
bermanuver dan progresif.

“Kemungkinan yang tersisa kalau ngak Udara (AU), ya laut (AL). Namun
biasanya Jokowi mengambil Panglima dari Matra laut, yang tidak terlalu
bermanuver tidak terlalu progresif. Yang jelas Jokowi sudah tak mau
mengambil risiko panglima yang terlalu menonjol dan agresif, bisa menganggu
lampu elektibilitas Jokowi, Jokowi tak menginginkan matahari kembar,”
tandasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon menilai kabar akan purna
tugasnya Panglima TNI Gatot Nurmantyo pada Maret 2018 yang semakin kencang,
tidak serta-merta membuat Gatot bisa turun dari kursi. Pasalnya ada aturan
yang membolehkan perpanjangan masa jabatan.

“Emang pasti diganti? Kan bisa diperpanjang gunakan aturan perpanjangan
dinas keprajuritan. Jadi terkait alasan purna tugas dari sisi usianya yang
berakhir di 13 Maret 2018 nanti pada umur 58 tahun, bisa tambah 1 tahun
lagi,” katanya.

Diketahui, Perayaan HUT ke-72 TNI tahun 2017 ini jadi perbincangan.
Perayaan HUT TNI ini dianggap sangat meriah. Spekulasi pun bermunculan.
Perayaan ini meriah karena jadi tahun terakhir bagi Panglima TNI Gatoto
Nurmantyo yang memang beberpa bulan lagi akan purna tugas. Tak pelak, isu
soal pengganti Gatot pun mulai diwacanakan. Sejumlah nama mulai
dikumandangkan. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *