Kadernya Ditangkap, PDIP Mojokerto Akan Gelar Rapat Internal

Depoliticanews – Terkait salah satu kadernya ditangkap tim Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Dewan
Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI-P) Kota
Mojokerto akan menggelar rapat internal.

Kader PDI-P yang tertangkap KPK yakni Ketua DPRD Kota Mojokerto, Purnomo.
Purnomo ditangkap KPK dalam OTT bersama dua wakilnya, yakni Umar Faruq dari
PAN dan Abdullah Fanani dari PKB serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang (PU dan PR) Kota Mojokerto, Wiwied Febrianto.

Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati membenarkan, adanya OTT
dan menyeret nama salah satu kadernya. “Saya dengar demikian (OTT, red).
Karena saya kemarin tidak ikut acara hearing di kantor dewan karena kurang
enak badan. Kita tidak bisa gegabah menanggapi masalah ini,” ungkapnya,
Sabtu malam (17/6).

Masih kata Melda, pihaknya masih akan melakukan rapat di internal partai
setelah KPK menggelar konferensi pers. Menurutnya, pihaknya juga akan
menunggu petunjuk dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Jawa Timur dan
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P terkait masalah tersebut.

“Secara internal partai, kami tetap memproses sesuai mekanisme partai dan
mengkoordinasikan dengan DPP dan DPD untuk tindak lanjutnya. Namun kita
sedang menunggu presscon resmi KPK dan akan melaporkan ke pimpinan. Kita
sesuai perintah dari DPP dan DPD saja,” pungkasnya.

Terkait apakah DPC PDIP akan memberikan bantuan hukum kepada Purnomo pasca
ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pemulusan pengalihan
anggaran hibah Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) menjadi
anggaran Program Penataan Lingkungan pada Dinas PU dan PR Mojokerto tahun
anggaran 2017, ia mengaku menunggu petunjuk DPD dan DPP PDIP. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *