Kadin: Lebaran Kali Ini Daya Beli Masyarakat Menurun

Depoliticanews – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan
bahwa belanja masyarakat di sektor ritel pada Lebaran kali ini tidak
seagresif tahun lalu. Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani memberi contoh,
pertumbuhan permintaan untuk produk makanan dan minuman saja bisa melonjak
hingga 50 persen pada Lebaran tahun lalu, dibanding hari biasa.

Namun, pada Lebaran ini, permintaan atas produk serupa hanya meningkat 10
persen dibanding hari biasa. “Nah, duit itu ada, tapi mereka tidak
membelanjakan seagresif tahun lalu. Orang belanja juga tidak seagresif
tahun sebelumnya,” ujar Rosan, Jumat (30/6).

Artinya, kata Rosan, kenaikan permintaan di sektor ritel tetap ada, namun
tidak setinggi tahun lalu. Meski momen lebaran kali ini Pegawai Negeri
Sipil (PNS) mendapat Tunjangan Hari Raya (THR), nampaknya aliran dana ke
masyarakat ini belum cukup ampuh untuk mendorong daya beli.

Rosan berharap dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Perubahan (APBNP) yang akan dimulai pada Juli mendatang, pemerintah lebih
fokus untuk menyuntikkan dana segar ke sektor-sektor produktif. “Jangan
hanya belanja rutin negara yang tak ada dampaknya pada masyarakat. Jadi,
harus dilihat satu per satu,” katanya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *