Kasus PCC, KPAI Nilai Seperti Fenomena Gunung Es

Depoliticanews – Sitti Hikmawati Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia
(KPAI) mengatakan, kasus penyalahgunaan tablet PCC di Kota Kendari,
Sulawesi Tenggara (Sultra) minggu lalu merupakan fenomena gunung es.

“Kejadian ini tidak akan langsung berhenti, karena yang muncul dipermukaan
saat ini hanya bagai femomena gunung es,” kata Sitti Hikmawati, Kamis
(21/9).

Dengan kejadian itu, Sitti mengaku, pihaknya akan terus mengali
faktor-faktor penyebabnya. Tentunya terus berkoordinasi dengan pihak terkit
yang menanganinya.

“Kami perkirakan masih akan berlanjut, karena kejadian kemarin tidak serta
merta langsung selesai,” katanya.

Dalam penelusuran KPAI kata Sitti, beberapa anak yang menjadi korban
penyalahgunaan tablet PCC di Kendari karena pengaruh lingkungan dan dari
anak itu sendiri.

“Kami sudah menemui beberapa korban dan keluarganya, penyebab sudah
diketahui kemudian kami rangkum menjadi saran solusi bagi pemerintah daerah
untuk menjadi pertimbangan dalam mengeluarkan kebijakan

Hikmawati juga mengapresiasi kinerja pihak RSJ Kendari demgan keterbatasan
yang ada tetapi bisa berbuat maksimal dengan sigap melakukan penanganan
terhadap puluhan korban penyalahgunaan tablet PCC.

“Yang harus menjadi perhatian pemerintah bahwa sebagian korban PCC itu dari
keluarga tidak mampu, sehingga perlu ada kebijalan pembebasan biaya
perawatan atau ditanggung oleh pemerintah,” katanya.

Sebelumnya, pada (12/9) sampai (15/9) puluhan warga Kendari dilarikan ke
rumah sakit karena menderita kelainan kejiwaan karena diduga penyalahguna
tablet PCC.

Catatan BNN Kendari, sekitar 80 orang yang jadi korban karena mengkonsumsi
tablet PCC hingga terdapat korban meninggal satu orang di rumah sakit. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *