Keberangkatan Umrah Rizieq Sudah Direncanakan Sebelumnya

Depoliticanews – Pengacara Sugito Atmo Prawiro mengatakan, keberangkatan
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab bersama keluarga untuk
melakukan ibadah umrah sudah direncanakan sebelumnya. Tidak ada kaitannya
dengan kasus yang menjeratnya.

“Ya, saya dengar iya (berangkat umrah). Tapi saya belum dikasih tahu
jadwalnya,” ujar Sugito, di Jakarta, Jumat (28/4).

Menyoal apakah ini berkaitan dengan kasus yang menjeratnya, Sugito
menyampaikan, keberangkatan umrah kliennya sudah dijadwalkan sejak lama.
“Sudah lama. Kalau umrah kan tidak bisa mendadak, harus menyiapkan visa dan
segala macam. Bukan, bukan karena itu (kasus),” ungkapnya.

Ia menegaskan, Rizieq akan kooperatif apabila polisi melakukan pemanggilan
kembali.

“Ini sudah direncanakan lama. Tapi mungkin enggak mau ramai. Lawyernya pun
nggak dikasih tahu. Insya Allah kooperatif,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris
Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku, belum mengetahui kalau
Rizieq melakukan ibadah umrah.
“Saya belum dapat informasinya ya. Dia kan statusnya masih saksi di Polda
Metro. Saksi kalau mau umrah boleh nggak? Boleh, karena statusnya masih
saksi. Mau umrah satu keluarga, mau naik haji, boleh karena masih saksi,”
tegasnya.

Ihwal apakah ada indikasi Rizieq berupaya menghindari kasus, Argo
menuturkan, tidak ada.

“Enggaklah. Kita tak usah su’udzon. Kita yakin saja kan dia ibadah, ya
silahkan saja tak masalah. Karena statusnya masih saksi. (Soal
pemanggilan?) Ya nggak mungkin mau umrah masa satu bulan. Kan ada waktunya
umrah. Nanti penyidik yang menjadwalkan pemanggilan,” ucapnya.

Argo juga menyampaikan, belum mengetahui kabar di media sosial kalau rumah
Rizieq di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, ditembak sniper.
“Belum dapat informasi. Kalau ada penembakan pasti ada anggota yang ke TKP.
Kami belum menerima informasinya,” tandasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *