Kemenag Tegaskan Info Sertifikasi Khatib Hoax

Depoliticanews – Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama Mastuki
mengatakan info sertifikasi khatib Jumat, termasuk tunjangannya, yang viral
melalui media sosial adalah berita bohong atau hoax.

“Saya pastikan info sertifikasi khatib yang viral di media sosial adalah
info bohong atau hoax,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima
di Jakarta, Senin (6/2).

Dia mengatakan Kementerian Agama tidak akan melakukan sertifikasi khatib
dan mengintervensi materi khutbah. Sertifikasi khatib Jumat sendiri
merupakan masukan dari masyarakat yang saat ini masih dikaji.

Standardisasi, kata Mastuki, adalah memberikan kriteria kualifikasi atau
kompetensi minimal yang harus dimiliki oleh seorang khatib Jumat agar
ceramah disampaikan oleh ahlinya serta sesuai dengan syarat dan rukunnya.

Pada praktiknya, lanjut dia, standardisasi tidak akan dirumuskan
Kementerian Agama karena hal itu menjadi domain ulama.

“Hanya ulamalah yang memiliki otoritas, kewenangan, memberikan standar,
batasan kompetensi seperti apa yang harus dipenuhi oleh seorang khatib
dalam menyampaikan khutbah Jumat. Kemenag hanya sebagai fasilitator,”
katanya.

Dia mengatakan saat ini Kementerian Agama masih menjaring aspirasi dan
masukan dari masyarakat. Akhir Januari, Kemenag telah mengundang para tokoh
dari MUI, NU, Muhammadiyah, ormas Islam dan beberapa fakultas dakwah untuk
duduk bersama menyerap aspirasi. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *