Kemenkeu Berencana Tambah Utang Untuk Tutup APBN 2017

Depoliticanews – Kementerian Keuangan berencana menambah utang untuk
menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2017 yang
diperkirakan membengkak mencapai Rp 40 triliun.

Direktur Strategis dan Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan
Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Scenaider Siahaan mengatakan
akan meminjam dari lembaga keuangan multilateral, seperti Asian Development
Bank, Bank Dunia, dan KFW Jerman.

“Iya, pinjaman kami usulkan naik. Bisa Pinjaman luar negeri, bisa SBN untuk
isi (nanti) sebagian dari ADB juga ada. Saya lupa persisnya, yang
teridentifikasi sekarang sekitar 500 juta dollar AS, tapi nanti kami coba
cari sampai 1 miliar dollar AS,” kata Scenaider, Kamis (29/6).

Jika jumlahnya masih kurang, Scenaider mengatakan sudah ada beberapa calon
pemberi pinjaman atau lender yang siap membantu, di antaranya World Bank,
Agence Française de Développement, dan bank pembangunan asal Jerman, KfW
Bank.

“Kami akan lihat dulu. Siapa yang bisa,” ujarnya.

Scenaider mengatakan tentu saja rencana penambahan pinjaman akan terlebih
dahulu diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan
tahun 2017. Sesuai jadwal, APBN Perubahan rencananya akan diputuskan oleh
Dewan Perwakilan Rakyat pada pertengahan Juli mendatang.

Kementerian Keuangan memperkirakan defisit anggaran akan tembus 2,6 persen
atau melebar dari asumsi awal sebesar 2,41 persen. Adapun secara nominal,
defisit anggaran diperkirakan membengkak dari sekitar Rp330 triliun menjadi
sekitar Rp367 triliun hingga Rp370 triliun. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *