Khofifah Ambil Formulir Bacagub dari Demokrat

Depoliticanews – Meski Mensos Khofifah Indar Parawansa belum mendapat
persetujuan dari Presiden Jokowi untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Tapi, Khofifah tetap mengambil formulir pendaftaran bakal calon gubernur
(bacagub) Jatim di DPD Partai Demokrat (PD) Jatim pada Sabtu (30/9) malam.

“Bu Khofifah mengutus dua orang untuk mengambil formulir pendaftaran di
hari terakhir semalam. Atas perintah DPP, kami memang perpanjangan
pendaftaran kembali sejak 20 September dan ditutup 30 September. Jadi,
kalau kami sengaja menunggu Khofifah daftar itu tidak benar Mas. Ini karena
perintah perpanjangan berlaku secara nasional, tidak khusus Jatim,” tegas
Sekretaris DPD PD Jatim Renville Antonio, Minggu (1/10).

Menurut Renville, tidak ada masalah Khofifah tidak hadir sendiri untuk
mengambil formulir pendaftaran. Ini karena sudah ada surat kuasa resmi
kepada dua orang utusannya. “Kami memaklumi beliau kan seorang menteri,
sangat sibuk kegiatannya. Bu Khofifah juga kemarin ada acara di Ponpes
Sidogiri Pasuruan,” jelasnya.

Karena proses pendaftaran telah ditutup pada Sabtu malam, lanjut dia,
Khofifah diminta mengembalikan formulirnya langsung ke DPP PD. “Ini karena
kami pada 8 Oktober nanti akan mengirimkan semua berkas pendaftaran bakal
calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ke DPP, baik itu untuk pilgub
Jatim dan 18 pilkada kabupaten/kota. Ada sekitar 100 orang lebih yang
daftar ke Demokrat,” paparnya.

Dengan Khofifah mendaftar ini, berarti sudah ada enam kandidat yang
mendaftar melalui Partai Demokrat Jatim. Mereka sebelumnya yang mendaftar
gelombang pertama adalah Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua Umum
Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti, Inspektur Provinsi Jatim
Nurwiyatno (Cak Nur), Ketua DPP PD Nurhayati Ali Assegaf dan Kombes Pol
Syafiin (Gus Syaf).

Seperti diketahui, Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) telah mengambil
formulir pendaftaran bacagub di DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sejak 1 Juni
2017. Pendaftaran Demokrat gelombang pertama sendiri dibuka sejak 12 Juli
hingga 31 Juli.

Usai Gus Ipul mengembalikan formulir dan melengkapi 19 persyaratan,
Demokrat Jatim langsung menutup prosesi pendaftarannya ketika itu.

“Pendaftaran telah ditutup setelah Gus Ipul mengembalikan formulir. Dari 19
item persyaratan, Gus Ipul hanya kurang persyaratan menyerahkan video
profile saja. Ada waktu seminggu lagi untuk melengkapinya. Tapi pendaftaran
telah tutup bagi siapapun, termasuk Bu Khofifah yang batal mendaftar,”
jelas Renville. Ada dua orang tim Khofifah yang mengkontak Demokrat Jatim.
Mereka bernama Prof Mas’ud dan Ghufron sebelum penutupan pendaftaran
gelombang pertama.

“Sedianya memang mau mendaftar hari ini yang merupakan hari terakhir
pendaftaran. Terus mereka menanyakan apakah bisa mendaftar lewat DPP Partai
Demokrat. Saya bilang bukan wewenang saya menjawabnya. Tapi Pak Sekjen
Hinca Pandjaitan telah menegaskan soal tertib administrasi dan menghormati
ritual pendaftaran di DPD,” paparnya.

Karena alasan itulah, akhirnya Khofifah mau tidak mau harus mendaftar
sebagai bacagub Jatim di kantor DPD Partai Demokrat Jatim pada Sabtu, 30
Setember 2017. Ini karena DPP tidak membuka pendaftaran. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *