KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Setya Novanto

Depoliticanews – Ketua DPR, Setya Novanto tak memenuhi panggilan penyidik
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/1). Ketua Umum DPP Partai
Golkar itu sedianya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan dugaan korupsi
proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis elektronik atau e-KTP
di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) tahun 2011-2012.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, Setya Novanto sedianya diperiksa
sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Pengelola
Informasi dan Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemdagri)
Sugiharto yang telah berstatus tersangka sejak 2014 lalu. Namun, Setya
Novanto meminta penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaannya karena masih
berada di Amerika Serikat.

“Ketua DPR, Setya Novanto dijadwalkan diperiksa hari ini (Rabu) untuk
tersangka S (Sugiharto) dalam penyidikan kasus e-KTP. Informasi yang kami
terima memang ada permintaan penjadwalan ulang karena saksi masih berada di
AS,” kata Febri, Rabu (4/1).

Atas permintaan tersebut, penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan Setya
Novanto pada Selasa (10/1) mendatang.
“Rencananya diperiksa Ketua DPR Setya Novanto, tapi minta dijadwalkan ulang
minggu depan sekitar tanggal 10 (Januari), kami akan lakukan kembali
pemanggilan,” tutur Febri Diansyah.

Diketahui, dalam kasus ini KPK telah menetapkan Sugiharto, dan mantan
Dirjen Dukcapil Kemdagri, Irman sebagai tersangka. Irman diduga
bersama-sama dengan Sugiharto telah melakukan tindakan melawan hukum dan
menyalahgunakan kewenangan terkait proyek tersebut.

Akibatnya keuangan negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp 2,3 triliun
dari nilai proyek senilai Rp 5,9 triliun.
KPK menyangka Irman dan Sugiharto melanggar Pasal 2 Ayat (1) subsider Pasal
3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak
Pidana Korupsi sebagaiamana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001
tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1
juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *