Kursi Manor Racing Masih Tersedia, Tapi Peluang Rio Haryanto Semakin Sulit

Depoliticanews – Kursi Manor Racing untuk F1 2017 sebenarnya masih tersedia. Tim asal Inggris tersebut bahkan baru saja kehilangan Esteban Ocon dan Pascal Wehrlein sekaligus. Tetapi, Rio Haryanto semakin sulit untuk mengejar kursi tersebut. Harapan memamg masih ada, tetapi ibunda Rio, Indah Pennywati mengaku pasrah soal kans bertarung di Formula 1.

Pengalaman Rio Haryanto di musim pertamanya di ajang Formula 1 sangat tidak menyenangkan. Rio hanya berlaga dalam 12 race, bukan karena kalah kemampuan. Tetapi karena tidak memiliki ongkos yang cukup untuk terjun penuh dalam semusim. Pasca kejadian tersebut, banyak yang berharap, Rio akan mendapatkan dukungan yang lebih besar di musim keduanya, F1 2017.

Tetapi ternyata tidak semudah itu. Justru Pertamina, sponsor utama Rio Haryanto, menyatakan mundur. Padahal, Pertamina musim lalu memberikan 5 juta Euro atau lebih dari setengah biaya yang dipakai Rio untuk berlaga.

Terkait pendanaan ini, ibunda Rio, Indah Pennywati, mengaku saat ini pihaknya sudah pasrah. Dari sudut pandang realistis, memang sulit untuk mendapatkan sponsor besar yang mampu menyokong dana luar biasa. Sebagai gambaran, musim lalu Manor mematok harga 15 juta Euro untuk kursi di tim mereka.

Dikutip dari Tribunsolo.com, Indah Pennywati menyebut, “Sekarang kami pasrah. Dana yang dibutuhkan memang besar, sekarang sudah Januari. Untuk mendapatkan sponsor lagi kan tidak gampang.”

Rio Haryanto Masih Incar Posisi Pebalap Utama di F1 2017

“Sekarang, siapa sih yang mau ngeluarin dana besar begitu kalau bukan orang-orang yang senang dengan motorsport dan mengerti banget bahwa ini bisa mengangkat nama Indonesia.”

Meskipun demikian, bukan berarti pihak Rio Haryanto sudah menyerah sepenuhnya. Saat ini, Piers Hunnisett, manajer Rio tengah berupaya keras untuk menggandeng sponsor. Hunnisett melihat, status Rio sebagai orang Asia di Formula 1 punya nilai jual tersendiri.

Namun, Indah menegaskan, saat ini pihaknya hanya bisa menunggu. Katanya, “Piers masih tetap berusaha. Ya, kami menunggu saja.”




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *