La Nyalla Ingatkan Bahaya Laten Komunis

Depoliticanews – Bakal calon gubernur Jawa Timur, La Nyalla Mahmud
Mattalitti, mengingatkan kepada publik tentang bahaya laten kebangkitan
paham komunis di Indonesia. Oleh karena itu, La Nyalla meminta semua pihak
untuk tidak memberi ruang bagi kebangkitan komunis dan para pengikutnya
yang dulu tercatat pernah mengkhianati bangsa.

“Tetaplah solid, rapatkan barisan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI) yang kita cintai berdasarkan Pancasila. Tetaplah waspada
terhadap munculnya bahaya laten komunis,” ujar La Nyalla yang juga ketua
MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, kepada ratusan orang yang hadir di acara
“Tadarus Pancasila” dan nonton bareng film G30S/PKI di Surabaya, beberapa
waktu yang lalu.

Dalam rilis yang diterima redaksi depoliticanews, Senin (2/10) dijelaskan
bahwa menurut La Nyalla, Partai Komunis Indonesia (PKI) telah terbukti
melakukan pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia. Bukan hanya sekali, PKI
merencanakan pemberontakan berkali-kali namun selalu kandas karena rakyat
dan TNI bersatu mempertahankan NKRI dan Pancasila.

“Saya minta semua pihak waspada karena isu kebangkitan komunis ini cukup
kencang terdengar. Kita tidak boleh sekali pun memberi ruang ke mereka.
Ingat bagaimana mereka menimbulkan luka mendalam bagi bangsa karena
pengkhianatan,” ujar La Nyalla.

Dalam acara Tadarus Pancasila, kalangan Pemuda Pancasila mempertajam
ingatan bahaya laten komunis dan mempertegas Pancasila sebagai ideologi
NKRI. Diskusi diisi oleh pembicara saksi sejarah pengkhianatan G30S/PKI KH
Fanan Hasanudin dan wartawan Rosdiansyah dengan dipandu oleh moderator
Lutfil Hakim.

“Tadarus Pancasila rutin kami gelar untuk mengajak semua elemen masyarakat
agar terus menjaga Pancasila. Sebelum malam ini, beberapa bulan lalu kita
juga gelar acara serupa dengan diskusi yang menghadirkan banyak tokoh. Kita
sampaikan bagaimana Pancasila menjadi ideologi yang tepat untuk Indonesia,
dan tentu saja kita tolak paham komunis untuk hidup di bumi Indonesia,”
ujar Sekretaris Pemuda Pancasila Jatim, M Diah Agus Muslim.

Tampak hadir di acara itu sejumlah pihak, mulai TNI, FKPPI, Front Pembela
Islam, dan Laskar Merah Putih. Ratusan orang itu menyimak diskusi dan film
pemberontakan PKI dengan antusias. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *