Lamongan Canangkan Zona Integritas Di 5 OPD

Depoliticanews – Ada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Lamongan yang
dicanangkan sebagai Zona Integritas. Pencanangan pembangunan Zona
Integritas di Pendopo Lokatantra tersebut, Rabu (1/2) menjadi penanda
komitmen lima OPD itu menuju wilayah bebas dari korupsi.

Lima OPD tersebut adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda), RSUD dr Soegiri, Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan
Aset Daerah serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Komitmen itu disaksikan Sekretaris Deputi Bidang Reformasi
Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Didid Noordiatmoko.
Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan juga
terlihat hadir di Pendopo Lokatantra.

Didid mengatakan, kementeriannya memiliki tugas untuk
memastikan manajemen pemerintahan berjalan baik. Bukan sekedar soal
memberikan nilai A atau B untuk evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah (SAKIP).

“Kami memang ada unsur dalam tanda kutip mempermalukan, bagi
daerah yang mendapat nilai jelek. Ini agar mereka menjadi lebih baik, yang
ujungnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, “ ujar dia.

Menurut dia saat ini sudah bukan eranya lagi birokrasi
pemerintahan hanya asyik dengan dirinjya sendiri. Melakukan kajian, usulan,
kunjungan. “Terus kapan kerjanya, “ kata dia. “Birokrasi harus semakin
efektif dan efisien, semakin akuntabel dan semakin baik dalam memberikan
pelayanan kepada masyarakat, “ katanya menambahkan.

Dia juga mengingatkan bahwa SAKIP, bukan hanya soal dokumen
saja. “Yang kami inginkan adalah peningkatan manajemen kinerja, bukan soal
membuat dokumen, “ pesan dia.

Penegasan serupa soal SAKIP disampaikan Bupati Fadeli. Dia
menegaskan akan mencoret anggaran untuk setiap kegiatan yang tidak jelas
output dan outcomenya.

Karena itu dia memerintahkan seluruh 43 Kepala OPD di Lamongan
untuk secara langsung, satu persatu, paparkan SAKIP mereka.

“Tahun ini kita sudah mendapat predikat B untuk SAKIP dengan
nilai 60,86. Tahun depan Saya minta harus 81, dan itu berarti predikat A, “
ujarnya.

“Insya Allah jika kita berkomitmen secara bersama-sama, bekerja
keras, diniati untuk kesejahteraan masyarakat, tidak ada yang sulit. Jangan
bekerja seperti Superman, sendiri-sendiri, namun bekerjalah seperti sebuah
Super Team, menuntaskan tugas bersama-sama OPD lain, “ katanya memberi
pesan.

Selain pencanangan pembangunan Zona Integritas di lima OPD, ada
14 OPD yang menandatangani Pakta Integritas sebagai penunjang Zona
Integritas. Yakni diantaranya Kecamatan Lamongan, Sekretariat Daerah,
Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah. Pakta ini menandaskan OPD
tersebut untuk berperan aktif dalam pencegahan KKN, serta tidak meminta dan
menerima secara langsung maupun tidak langsung pemberian berupa suap,
hadiah maupun bentuk lainnya.(sta)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *