Logistik Beras Pengungsi Gunung Agung Dipastikan Cukup

Depoliticanews – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa
memastikan bantuan logistik terutama beras dari pemerintah mencukupi untuk
ribuan pengungsi erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

“Saya sampaikan Insya Allah logistik dalam jumlah yang cukup kalau beras,”
kata Mensos, Minggu (24/9).

Menurut Mensos, beras yang dikeluarkan untuk membantu pengungsi Gunung
Agung dari cadangan beras pemerintah (CBP). Jumlahnya sebanyak 100 ton.
Dari total itu, sudah disalurkan ke sentra pengungsian sekitar 50 ton.

Menteri menjelaskan, jika 100 ton beras terpakai semua, maka Gubernur Bali
bisa menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk mengeluarkan sampai 200 ton
BCP. Jika masih kurang, Kemsos akan mendistribusikan langsung.

“Kalau 200 ton beras terpakai, maka Kemsos akan menggunakan kewenangan
untuk mendemploy kebutuhan logistik masyarakat yang terdampak,” kata
Khofifah.

Menurut Menteri semua bantuan logistik harus disalurkan ke titik sentra
pengungsian. Sementara pergerakan titik kemungkinan terus bertambah,
sehingga dari sentra informasi akan mendata perkembangan titik pengungsian.

“Saya minta logistik jangan sampai ada yang kurang, kalau ada informasi
belum terima bantuan dari pemerintah karena baru dievakuasi, pusat
informasi akan mendata titik-titik yang jadi sentra pegungsian,” katanya.

Selain menyuplai kebutuhan logistik beras, kata dia, Kemsos juga memberikan
layanan dukungan psikologial (LDP) bagi para pengungsi. Dengan layanan itu,
diharapkan korban di titik pengungsian bisa mendapat layanan konseling dari
ahli.

“Karena kan mungkin saja di antara meraka punya tanaman siap petik, siap
panen, ternak yang tidak terbawa, yang itu sangat mungkin mengganggu
ketenangan mereka di pengungsian. Makanya pada saat di pengungsian harus
dilakukan proses konseling,” katanya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *