Mahathir Mohamad Dituntut Minta Maaf

Depoliticanews – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) selaku keturunan
Bugis menuntut Mahathir Mohamad meminta maaf. Tuntutan tersebut diutarakan
JK karena Mahathir menyebut keturunan Bugis sebagai keturunan perompak.
Permohonan maaf tersebut, tidak hanya kepada keturunan Bugis yang berasal
dari Sulawesi Selatan (Sulsel) tetapi juga kepada masyarakat keturunan
Bugis yang tinggal di Malaysia.

“Tentu sebagai orang Bugis saya protes juga, terkejut juga, merasa
dihubung-hubungkan orang Bugis dengan kriminal. Oleh karena itulah, pak
Mahathir harus minta maaf karena orang Bugis bukan hanya di Sulawesi
Selatan, Indonesia. Di Malaysia kira-kira ada 2 juta orang Bugis, orang
bugis yang keturunan orang Bugis di Malaysia,” tegas JK, Selasa (7/11).

Menurut JK, sebagai negarawan seharusnya Mahathir tidak menghubungkan Suku,
Ras, Agama dan Antargolongan (RAS) dengan politik yang tengah berkembang di
Negeri Jiran tersebut. Untuk itu, ia menuntut agar mantan Perdana Menteri
(PM) Malaysia tersebut meminta maaf atau meralat perkatannya.

Namun, JK memastikan bahwa polemik mengenai perkataan Mahathir, tidak akan
mempengaruhi hubungan antara Indonesia-Malaysia.

“Tidak, tidak (pengaruhi hubungan Indonesia-Malaysia), bukan itu, cuma
sebagai etnis tentu tidak bagus berkata seperti itu,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, dalam acara yang digelar oleh Himpunan Rakyat
Sayangi Malaysia pada Sabtu (14/10) malam, Mahathir Mohamad menyebutkan
keturunan Bugis sebagai orang lanun atau perampok. Pernyataan tersebut
diungkapkan Mahathir untuk menyinggung lawan politiknya Perdana Menteri
Datuk Seri Najib Tun Razak.

“Mungkin kerana (karena) dia berasal dari lanun Bugis. Entah macam mana dia
sesat sampai ke Malaysia. Pergi balik lah ke Bugis,” kata Mahathir. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *