Mahfud MD Anggap Pengangkatan Saldi Isra Sudah Tepat

Depoliticanews – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, bekas
lembaga yang dipimpinnya dulu butuh sosok Saldi Isra. Oleh karenanya Mahfud
mengatakan pengangkatan Saldi Isra sebagai hakim MK oleh Presiden Joko
Widodo sudah tepat.

“Saldi itu kan intelektual, akademisi, dan orang punya pengalaman lapangan
yang punya kapasitas dan integritas yang cukup bagus. Saya percaya Saldi
bisa menjadi vitamin baru untuk menyehatkan MK yang sekarang sedang
terpuruk, sakit-sakitan. MK itu sakit-sakitan sekarang, perlu, butuh
vitamin. MK perlu orang kayak dia yang mengerti teori secara mendalam dan
praktik di lapangan. Dia banyak pengalaman karena dia sering jadi saksi
ahli,” ujar Mahfud saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/4).

Namun demikian, Mahfud membeberkan bahwa pria kelahiran Solok Sumatera
Barat itu pernah menolak untuk mencalonkan diri sebagai kandidat hakim
pengganti Patrialis Akbar. Alasannya yang pertama menurut Mahfud Saldi
merasa akan ada persoalan politik yang akan menghadangnya kelak. Sementara
alasan kedua, Saldi kata Mahfud merasa masih terlalu muda. Pasalnya kalau
terlalu muda jari hakim MK, Saldi bingung sesudah selesai menjadi hakim
lantaran usianya yang muda itu.

“Ketiga, anaknya minta bapaknya nggak pergi dari Padang tapi terus kita
dorong-dorong, kita berharap dia masuk. Saya tiap pagi, sore, telepon dia
agar segera daftar dan dia mendaftar hari terakhir, jam terakhir, Jumat itu
dan Alhamdulillah berhasil,” ungkap Mahfud.

Mahfud menekankan Saldi tak akan terseret oleh kepentingan politik
tertentu. Saldi, imbuh Mahfud merupakan calon yang paling berkualitas
dibanding kandidat lainnya.

“Terpilihnya Saldi itu tak boleh dilihat sebagai produk tarik-menarik
politik. Bahwa usianya masih muda, ya tidak apa-apa. Dia minoritas di sudut
usia tapi saya kira bisa dominan di sudut pemikiran MK,” pungkas Mahfud.

Untuk diketahui, pelantikan Saldi Isra sebagai hakim Mahkamah Konstitusi
(MK) akan digelar di Istana Presiden, Jakarta, pada Selasa (11/4) pekan
depan.

Menurut Ketua Panitia Seleksi Hakim MK, Harjono Presiden Joko Widodo telah
memilih Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang itu sebagai
hakim konstitusi menggantikan Patrialis Akbar yang ditahan oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran tersangkut kasus dugaan suap.

“Yang jelas hari Selasa (11/4), saya diundang lewat WhatsApp oleh Setneg
untuk pelantikan. Dan saya tanyakan siapa yang dilantik, Saldi Isra
katanya,” kata Harjono. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *