Masyarakat Jombang Diminta Ramaikan Masjid dan Mushola

Depoliticanews – Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko kembali menyerukan agar masyarakat Jombang bisa memakmurkan masjid dan mushola secara kontinyu. Seruan itu disampaikan Bupati Nyono saat memberikan sambutan pada momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin  (12/12/16) malam, di Masjid Agung Baitul Mukminin Alun-Alun Jombang.

“Gerakan salat subuh berjamaah yang sudah di-launching Pemkab Jombang bersama beberapa tokoh masyarakat Jombang beberapa waktu lalu menjadi salah satu upaya untuk lebih memakmurkan masjid dan mushola. Gerakan itu diharapkan terus berjalan maksimal dan menjadi semangat tersendiri dalam beribadah kepada Allah SWT,” kata bupati di hadapan jamaah yang hadir.

Bupati Nyono menyebut, dengan sebagian kucuran dana dari APBD Pemkab Jombang untuk masjid dan mushola, masyarakat bisa terdorong untuk lebih memakmurkan tempat peribadatan umat muslim tersebut. Hal itu bisa dilakukan dengan berbagai program yang dicanangkan oleh masing-masing takmir dan sejumlah warga.

“Sudah banyak masjid dan mushola di Kota Santri ini yang sudah mendapat bantuan dari APBD, termasuk Masjid Baitul Mukminin ini, oleh karena itu mari kita makmurkan masjid di Jombang,” ajaknya.

Sementara itu beberapa waktu yang lalu, Bupati Nyono sudah menyerahkan dana insentif untuk 320 khafidz / khafidzoh se Kabupaten Jombang. Untuk para Penghafal Al Quran ini anggaran yang disediakan Pemkab Jombang adalah sebesar Rp.982.000.000. Insentif untuk para khafidz tersebut sebesar 3 juta Rupiah untuk 306 Khafidz/Khafidzoh sedangkan untuk 14 Orang Koordinator mendapat Insentif sebesar 3,5 Juta Rupiah.

“Ini adalah sebagai wujud perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan perkembangan para penghafal Al-Quran, serta ucapan terima kasih atas dedikasi para guru hafidz yang ada di Kabupaten Jombang,” tutur Bupati.

Bupati Nyono Suharli mengatakan bahwa Pemerintah Daerah akan selalu mendukung program ini. Para hafidz harus diberi penghargaan, karena tidak banyak orang-orang yang bisa menghafal Al Quran.  Selain itu, kegiatan ini juga mempunyai sisi untuk mencerdaskan umat Islam dengan membentuk kaderisasi ulama dan khafidz Al-Quran. ”Dan output dari program ini diharapkan dapat menjadi kader -kader ulama di masa mendatang yang akan menyebarkan syiar Islam,” tuturnya.

Bupati Nyono berharap para penghafal Al Quran ini  mampu untuk lebih meningkatkan diri dan selanjutnya dapat menyebarkan ilmunya kepada anak-anak agar tumbuh kecintaan terhadap kitab suci Al Quran sejak dini. Hal ini agar generasi-generasi Qur’ani semakin membumi di Kabupaten Jombang.

Sebelumnya Pemkab Jombang juga telah menyerahkan bantuan dana hibah reguler untuk 549 tempat ibadah di Kabupaten Jombang. Untuk bantuan hibah tempat ibadah ini Pemkab Jombang menyiapkan anggaran sebesar Rp.1.795.000.000,00. Secara rinci penerima dana bantuan tersebut  diantaranya 153 Masjid, 382 Musholah, 11 Gereja dan 3 Pura.

Tidak hanya itu insentif Guru Ngaji Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) juga telah diserahkan oleh Pemkab Jombang, penyerahan secara simbolis dilaksanakan oleh Bupati Nyono pada kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Agung Baitul Mukminin dan dihadiri oleh seluruh Guru TPQ se Kabupaten Jombang. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *