Mendagri Didesak Segera Berhentikan Ahok

Depoliticanews – Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufik
mendesak Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo agar segera memberhentikan
sementara Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI sebelum
masa cuti kampanyenya berakhir pada 11 Februari.

“Mendagri harus taat undang-undang dong. Kan setiap kepala daerah yang
berstatus terdakwa harus diberhentikan sementara,” kata Taufik di Gedung
DPRD DKI Jakarta, Senin (6/2).

Taufik juga mempertanyakan sikap Mendagri yang beralasan jaksa penuntut
umum belum mengajukan tuntutan hukum, sehingga Ahok belum bisa
diberhentikan sementara.

Menurut Taufik, sesuai Pasal 84 UU No 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah, pada pokoknya adalah presiden atau menteri dapat memberhentikan
sementara kepala daerah jika tersangkut permasalahan dan masuk ke proses
persidangan selambat-lambatnya selama 30 hari terhitung sejak menerima
salinan nomor perkara dari pengadilan negeri.

Apabila putusan pengadilan menyatakan bersalah, maka kepala daerah akan
diberhentikan dari jabatannya.

Sementara, apabila dinyatakan tidak bersalah, maka presiden atau menteri
harus merehabilitasi kepala daerah yang dimaksud.

Sebelumnya Mendagri berjanji akan mengembalikan Ahok sebagai Gubernur DKI
setelah cuti kampanyenya rampung.

Mendagri berkilah, belum bisa memberhentikan Ahok yang kini menjadi
terdakwa kasus penistaan agama lantaran pihaknya masih menunggu tuntutan
dari jaksa penuntut umum.

“Kami menunggu tuntutan jaksa setelah saksi-saksi ini. Kalau tuntutannya di
atas 5 tahun, pasti saya akan berhentikan sementara,” ujar Tjahjo. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *