Mendes Akan Bentuk Holding BUMDesa

Depoliticanews – Pembangunan Badan Usaha Miik Desa (BUMDesa) yang digagas
oleh Kemendes PDTT pada 2016 disambut antusias oleh banyak daerah. Menurut
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, hal ini ditunjukkan dengan total BUMDesa
yang mencapai 22 ribu.

Melihat hal tersebut, Mendes Eko akan menyegerakan pembentukan holding
untuk BUMDesa yang ada.

“Pentingnya holding BUMDesa adalah untuk memastikan bahwa setiap BUMDesa
tidak hanya papan nama saja. BUMDesa payung hukumnya sudah ada, dan
sekarang sudah menjadi tren. Tapi tidak semua desa mempunyai SDM yang mampu
mengelola BUMDesa. Kita buatkan holding BUMDesa, yang akan memastikan
setiap BUMDesa mendapatkan pelatihan,” ujar Eko seperti dikutip dari laman
Kemendesa.go.id, Jumat (20/1).

Untuk mengawasi holding ini agar dapat berjalan dengan lancar, Eko
menyerahkan holding tersebut ke salah satu anak perusahaan dari perusahaan
BUMN. Selain itu dia juga memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah
untuk membentuk holding BUMDesa di lingkup kabupaten dan provinsi.

“Saya sudah bicarakan ini ke beberapa pemerintah kabupaten dan provinsi
untuk membuat holding. Sekarang dari jumlah BUMDesa yang ada setelah
dievaluasi ada sekitar 8.000 BUMDesa yang aktif, dan 4.000 BUMDesa yang
berhasil memperoleh keuntungan. Kalau sudah ada holding, akan ada
koordinator yang mengubah BUMDesa menjadi besar,” lanjutnya.

Dia yakin, dengan dibangunnya holding ini akan membantu berkembangnya
BUMDesa yang ada di seluruh daerah.

“Desa-desa pun kalau dikonsolidasikan akan menjadi besar. Kalau 75 ribu
BUMDes sudah terbentuk, tidak perlu lagi mencari suplier, suplier yang akan
mencari BUMDes,” tuturnya. (Amr)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *