Menlu Imbau WNI di Amerika Tetap Tenang

Depoliticanews – Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengimbau seluruh WNI
yang bermukim di Amerika Serikat untuk tetap tenang setelah penandatanganan
perintah eksekutif tentang keamanan perbatasan dan peningkatan penegakan
imigrasi oleh Presiden AS Donald Trump.

Melalui keterangan pers yang diterima Minggu (29/1), Kementerian Luar
Negeri RI meminta WNI di AS untuk tetap menghormati hukum setempat dan ikut
menjaga ketertiban umum di lingkungan masing-masing.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi, Menlu Retno telah
memerintahkan seluruh perwakilan RI di Washington DC, Chicago, Houston, Los
Angeles, New York, dan San Francisco untuk mengaktifkan layanan hotline 24
jam.

“Pemerintah Indonesia melalui perwakilan RI di seluruh Amerika Serikat
terus mengamati perkembangan yang terjadi dan akan mengantisipasi dampak
yang mungkin timbul bagi WNI,” ujar Direktur Jenderal Perlindungan WNI-BHI
Lalu Muhammad Iqbal dalam rilis tersebut.

Lalu juga meminta WNI untuk memahami hak-haknya dalam berbagai situasi,
yang dapat dilihat melalui website Serikat Kebebasan Sipil Amerika Serikat (
www.aclu.org).

“Itu diperlukan karena salah satu komponen penting dalam perintah eksekutif
yang ditandatangani Trump yakni kebijakan penangkapan dan deportasi
terhadap imigran gelap yang pada pemerintahan sebelumnya dilindungi dengan
adanya sanctuary policies di beberapa kota dan county,” ungkap Lalu.

Perintah eksekutif Trump mengatur larangan masuk bagi tujuh negara
mayoritas muslim yakni Suriah, Iran, Irak, Yaman, Sudan, Somalia, dan Libya
selama 90 hari ke depan serta penundaan penerimaan pengungsi selama 120
hari.

Para pendatang yang sesuai dengan kriteria tersebut dan dalam perjalanan
menuju AS pada Jumat sore saat Trump menandatangani dokumen tersebut,
ditahan dan dihentikan setibanya di bandara AS.

Begitu pula pengunjung yang telah memiliki visa resmi dan tiket pesawat
menuju AS juga dicegah untuk terbang, beberapa bahkan terjebak di luar
negeri saat transit perjalanan, segera setelah maskapai penerbangan dan
bandara asing memahami dan mematuhi kebijakan imigrasi terbaru AS. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *