Meski Demam, Liontin Evangelina Raih Podium di Bahrain

Depoliticanews – Atlet muda Indonesia, Liontin Evangelina Setiawan, mampu naik podium ketiga Asian Cycling Championships (ACC) 2017 di Bahrain, Minggu, dari nomor women junior individual time trial (ITT) meski sebelum perlombaan terserang demam. Kurang maksimalnya kesehatan anak mantan pembalap nasional Nurhayati ini disampaikan langsung oleh manajer timmnas Budi Saputra.

 

Menurut dia, pihaknya mengaku sempat khawatir dengan kondisi pembalap kelahiran Yogjakarta, 13 Juli 1999, itu.   “Saya kemarin sedikit khawatir dengan Angel (sebutan Liontin Evangelina) karena setelah latihan langsung demam. Akan tetapi, alhamdulillah bisa kami atasi dengan baik,” kata Budi Saputra saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa (28/2).

 

Menurut dia, apa yang diraih Liontin yang saat ini menghuni pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 sesuai dengan target yang telah ditetapkan, terutama dalam peningkatan kecepatan. Saat turun di Bahrain kecepatannya menembus 42 km/jam. Pencapaian di ACC ini meningkat dibandingkan saat pembalap asal Yogyakarta ini menjadi juara pada kejuaraan Asia Junior 2016, yaitu 41 km/jam.

 

Ia merasa optimistis kecepatan Angel akan terus meningkat hingga meraih prestasi tertinggi di kejuaraan berikutnya.  “Motivasi dari pelatih (Robby Yahya dan Samai) untuk fokus dan lebih bersemangat sangat efektif. Hasilnya podium mampu diraih,” kata Budi Saputra.

 

Pada nomor women junior ITT ini ada 12 atlet yang turun. Posisi tertinggi diraih pembalap asal Tiongkok Qiao Kang dengan catatan waktu 19 menit 29 detik. Disusul pembalap Kazakstan Marina Kurnossova dengan waktu 19 menit 49 detik dan Liontin Evangelina dengan 19 menit 50 detik untuk menempuh jarak 39,4 km.

 

Melihat catatan waktu yang dibukukan, andalan Indonesia itu bisa dikatakan persaingan memang berlangsung dengan ketat. Terbukti, catatan waktu Angel dengan peringkat dua hanya terpaut 1 detik, sedangkan dengan posisi pertama terpaut 21 detik.  “Semoga dengan hasil ini mampu menjadi motivasi pembalap lain untuk berprestasi di kejuaraan ini. Kami ucapkan terima kasih atas support yang luar biasa dari ketua umum (Raja Sapta Oktohari) dan Satlak Prima,” kata Budi.

 

Harapan untuk kembali meraih medali juga masih terbuka karena masih ada pembalap Merah Putih yang bakal bersaing, yaitu Ayutina Delia Priatna dan Maghfirotika Marenda pada nomor women U-23 ITT serta Jamaludin Novardianto yang turun di ITT dan Elan Riyadi pada nomor IRR. Begitu pula, dengan Liontin Evangelina Setiawan masih mempunyai peluang menambah medali pada pada ACC 2017. Dia akan turun di nomor IRR , Rabu (1/3). (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *