Muslimnya Terbesar, Tapi Minim Manfaatkan Keuangan Syariah

Depoliticanews – Jawa Timur  merupakan  salah  satu  provinsi  dengan  mayoritas penduduk
muslim  terbesar  di  Indonesia.  Namun,  penetrasi  pasar  keuangan
syariah  di  Jawa  Timur  sampai  dengan bulan Januari 2017 belum dapat
menembus angka 5 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional
4 Jawa Timur Sukamto dalam acara Diseminasi Buku Khotbah Bisnis / Keuangan
Syariah di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Senin (27/03).

Sukamto menyebutkan bahwa *share* aset perbankan syariah di Jawa Timur saat
ini sebesar 4,70 persen. Dan itu tercatat  lebih  rendah  dibandingkan
*share * perbankan  syariah Nasional  yang  mencapai  sebesar  5,20 persen.

“OJK  menargetkan  market  share keuangan syariah di Jawa Timur dapat
menembus angka 5 persen. Sehingga Jawa Timur dapat menjadi barometer
keuangan syariah nasional. Mengingat Jawa Timur merupakan  salah  satu
provinsi  dengan  mayoritas penduduk  muslim  terbesar  di  Indonesia, “
jelas Sukamto.

Oleh karena itu, masih menurut Sukamto, OJK Kantor  Regional  4  Jawa
Timur memiliki  program  peningkatan  akses  keuangan  syariah,  yang
salah  satunya  melalui  peningkatan  pengetahuan  masyarakat terhadap
ekonomi  dan  keuangan  syariah.

Program  tersebut menurut dia diwujudkan  dengan  menggagas  Buku
Kumpulan  Khotbah  Bisnis dan  Keuangan  Syariah  bersama  MUI  Provinsi
Jawa  Timur  dan Asosiasi Dewan Pengawas Syariah Indonesia (ADPASI) Wilayah
IV Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Buku tersebut berisikan 52 materi khotbah Jumat, yang diharapkan dapat
menjadi referensi bagi para da’i dan muballigh dalam mengenalkan konsep
bisnis dan keuangan syariah.

Di sela-sela acara yang dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta itu, juga
dilakukan pelantikan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten
Lamongan Masa Bhakti 2016-2021, dengan KH Abdussalam sebagai ketuanya.

Bupati Fadeli usai pelantikan dan diseminasi buku mengapresisasi kegiatan
tersebut. Dia berharap kegiatan diseminasi buku keuangan syariah yang
merupakan kerja bareng OJK dengan DMI harus diperbanyak.

“Saya mengapresiasi  kegiatan seperti ini, dan jika nanti diperbanyak saya
akan memfasilitasinya, “ ungkap Fadeli.(sta)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *