Pemilik Situs Nikahsirri.com Tak Alami Gangguan Jiwa

Depoliticanews – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro
Jaya menilai kesehatan jiwa pemilik situs nikahsirri.com bernama Aris
Wahyudi normal. Karena, pada saat diperiksa, tersangka lancar menjawab
pertanyaan.

“Kita periksa, kita tanyakan, semua jawaban lancar sesuai dengan pertanyaan
penyidik. Jadi kalau misalnya sakit jiwa atau gila kan kelihatan ya, secara
normal kasat mata saja kalau ditanya berbeda kan jawabnya. Tapi ini detail
semua jawabnya. Ditanya A, B, C dijawab lancar, lugas, sampai cerita-cerita
dulu yang dia lakukan pun dia cerita. Cukup kooperatif, dijawab semuanya,”
ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar
Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (28/9).

Menyoal apakah ada mitra yang berusia di bawah umur, Argo menyampaikan,
polisi berencana akan membuka data-data mitra di dalam situs
nikahsirri.com untuk
mengungkap hal itu.

“Terkait mitra kemarin kami belum membuka ya, karena masih ada kerusakan
jaringan. Itu jaringan dari akun, bukan dari jaringan wifi kita. Dia kan
mempunyai *domain*, itu kita buka untuk mengetahui dari mana
kategori-kategori atau statisik yang ada di dalamnya,” ungkapnya.

Ihwal apakah sudah ada mitra yang dinikahkan, Argo belum bisa memastikannya.

“Belum ada ya. kita kan data belum ada, baru kita akan mencari, membuka
dari *domain* itu. Nanti kalau sudah kita dapatkan kan kita kroscek dengan
saksi ya. Jadi kita tidak bisa dalam satu pihak yang kita gunakan, tapi ada
barang bukti atau alat bukti yang kita dapatkan baru kita kroscek dengan
tersangka itu,” katanya.

Sebelumnya, Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus
Polda Metro Jaya, menangkap pemilik situs nikahsirri.com bernama Aris
Wahyudi, terkait dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik
(ITE), serta Pornografi, di daerah Bekasi, Minggu (24/9).

Selain menangkap Aris, polisi juga menyita empat topi bertuliskan “Partai
Ponsel”, dua kaos bertuliskan “Virgins Wanted”, dan satu spanduk
bertuliskan “Deklarasi Partai Ponsel Brutally Honest Political”.

Akibat perbuatannya, Aris terancam dijerat Pasal 4, Pasal 29 dan Pasal 30
Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 27, Pasal 45,
Pasal 52 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *