Pemkot Surabaya Beri Plang di Mess Persebaya

Depoliticanews – Mess Persebaya diberi Plang atau tanda oleh Pemerintah
kota Surabaya dalam hal ini Dinas Pengelola Bangunan dan Tanah. Pemberian
plang tersebut terlihat sejak Kamis Sore (13/7) plang ini terpampang di
halaman Mess Karang Gayam dan Lapangan belakang yang biasanya digunakan
klub internal Persebaya berlatih.

Menurut Ratno, petugas keamanan di Mess, plang tersebut sudah ada sejak
pagi tadi. Plang ini bertuliskan Tanah aset pemerintah kota Surabaya
dilarang memanfaatkan atau mendirikan bangunan di atasnya tanpa ijin, jika
melanggar akan dikenai denda pidana.

Dalam artian bangunan lapangan dan mess ini tidak diperbolehkan
penggunaanya kecuali pihak penyewa melakukan koordinasi dengan pemilik
aset.

“Sepertinya dari orang Dispora yang memberi plang ini. Saya juga kaget kok
tiba-tiba mereka datang terus kasih plang itu,” ujar Ratno, Kamis (13/7).

Dilanjutkannya lagi, pihak terkait yang memasang plang tersebut sudah ada
sejak pagi. Sehingga tidak ada yang Bonek yang berusaha untuk mencegahnya.

“Mungkin karena pagi sekitar jam 8 jadi nggak ada yang berusaha mencegah,”
imbuhnya.

Diketahui lapangan Karang Gayam ini kerap digunakan untuk klub internal
Persebaya berlatih tiap sore, bahkan lapangan ini merupakan home base tim
kota pahlawan dalam berlaga di liga 3.

Sementara itu mantan pengurus Persebaya, Saleh Mukadar menegaskan bahwa
tanah seluas tiga hektar lebih di Karang Gayam dimana terdapat GOR 10
November, lapangan latihan Persebaya dan Wisma Persebaya memang milik
Pemkot sesuai sertifikat hak milik. Tetapi bangunan di atasnya baik GOR,
lapangan latihan maupun wisma bukanlah milik Pemkot karena tidak dibangun
dari dana APBD kota Surabaya.

“GOR dibangun dari duit judi di akhir tahun 1960 an sedangkan wisma dan
lapangan Persebaya dibangun oleh Persebaya Surabaya,” pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *