Pengamat Sarankan Panglima TNI Tak Buat Rakyat Bingung

Depoliticanews – Pengamat intelijen dan militer Connie Rahakundini Bakrie
menyarankan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak membuat rakyat
bingung dengan pernyataan terutama terkait kedatangan ‎senjata api.

“Jadi kembali ke sumpah prajurit saja lah. Jadi rakyat tidak menduga-duga,
tidak mengira-ngira, tidak sok-sok bentuk skenario G-30-S/PKI baru.‎ Pusing
saya rasanya, jadi kapan kerjanya?”‎ kata Connie, Minggu (1/10).

Ia melihat ada semacam skenario seolah ada senjata masuk 5.000 buah senjata
yang dikesankan ilegal atau unclear, tentu timbul pertanyaan apakah ini
tujuannya untuk menciptakan kesan seolah ucapan Panglima TNI betul lalu
ucapan Menko Polhukam Wiranto salah.

“Intinya aku pikir drama-drama menarik perhatian publik, membuat rakyat
galau hanya untuk tujuan popularitas, tujuan politik atau tujuan lainnya
yang hanya Tuhan tahu,” ujarnya.

Menurut dia, kalau dianalisa keberadaan materiil senjata SAGL kaliber 40mm
sebanyak 280 pucuk dan amunisi granatnya sebanyak 5.932 butir‎ di Gudang
Bandara Soekarno-Hatta secara jujur ini sangat rawan dan berbahaya baik
politik maupun kelembagaan.

‎”Jelas karena potensi ancaman perpecahan menjadi sangat tinggi, karena
terkesan kan barang ini ilegal padahal bukan,” jelas dia.

Ia mengatakan TNI dan Polri merupakan lembaga yang berada dalam satu wadah
yaitu NKRI, tentu ada aturan dan mekanisme yang dapat serta yang tidak
dapat dilakukan ketika terjadi tumpang-tindih atau bahkan benturan dalam
menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing termasuk pengadaan barang ini.

“Karena itu, sebenarnya akan lebih bijaksana jika Panglima belajar kembali
sumpah prajurit, memegang rahasia negara sekeras-kerasnya,” katanya.

Kemudian, kata Connie, Panglima TNI sebaiknya menyelesaikan semua secara
ketatanegaraan, tidak usah disebar di ruang publik sehingga tidak
menimbulkan keresahan masyarakat, apalagi sampai menimbulkan perpecahan
baik antar aparutur negara maupun di masyarakat.

“Jadi maksudnya berita ini diedarkan untuk apa? Apakah rakyat mau dibuat
pusing terus dan yakin para kementerian lembaga pejabat negara ini engga
bisa kerja? Engga bisa koordinasi? Menurut saya, ini ada skenario drama
politik tapi gagal total. Jadi bingung semuanya sekarang,” jelas dia. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *