Perbedaan Beras Premium dan Beras Medium

Harga jual beras premium lebih mahal dari pada beras medium, itu sudah dimaklumi oleh konsumen. Akan tetapi apa penyebab perbedaan harga itu, dan apa beda kedua jenis beras tersebut masih belum banyak yang paham.

Saat dikonsumsi setelah matang, beras premium sudah jelas akan terasa lebih punel dan enak serta teksturnya lebih baik ketimbang beras medium. Warnanya juga putih bersih dan wangi tidak berbau apek. Sangat menggugah selera pokoknya.

Dalam kondisi mentah, beras premium juga secara fisik terlihat lebih banyak yang utuh, tidak patah, bersih, tidak mengandung kulit ari dan gabah, tidak banyak mengandung kotoran dan batu apalagi ulat, juga warnanya seragam.

Berbeda dengan beras medium yang banyak bercampur dengan beras patah, kadang masih ada kotoran menempel dan juga gabah serta kulit ari. Warnanya juga tidak bersih cerah, melainkan agak buram kekuningan.

Dalam kondisi matang, beras medium enak juga dikonsumsi namun tidak sepulen dan seenak beras premium. Kadang beras medium juga dicampur dengan jenis beras lain sehingga mudah kering dan kuning, serta hasilnya tidak seragam.

“Semakin banyak broken seed dalam bungkus beras maka semakin tidak seragam hasil warna nasi dan rasanya tidak pulen dan tidak harum,” ungkap Chef Kiky Ceria, seperti dilansir laman republika.co.id.

Akan tetapi dari perbedaan di atas, untuk nutrisi dan kandungan karbohidratnya adalah relatif sama. Tidak banyak yang membedakan kedua jenis beras premium dan beras medium tersebut.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *