Pilgub Jatim, Golkar Buka Peluang Koalisi dengan PKB

Depoliticanews – Tidak menutup kemungkinan Partai Golongan Karya (Golkar)
akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Pemilihan Umum
Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang akan digelar bulan Juni 2018 mendatang.

Akumulasinya, dalam aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), syarat pencalonan
seseorang maju di Pilgub Jawa Timur melalui jalur partai politik minimal 20
kursi di parlemen atau 25 persen akumulasi suara sah.

Dalam pemilihan legislatif tahun 2014, Partai Golkar mendapatkan 11 kursi.
Sedangkan, di Pilgub Jawa Timur Tahun 2018, DPD I Partai Golkar Jawa Timur
sudah menerima 5 orang yang daftar maju menjadi bakal Cagub/ Cawagub.

Mereka adalah Saifullah Yusuf, Syafi`in, Nurwiyatno, Mayor Jenderal
(Mayjend) Purnawirawan Istu Hari Subagio dan Ridwan Hisjam. Dari kelimanya,
yang sudah mendapat signal kuat dari pengusung partai hanya Saifullah
Yusuf, yang sekarang masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

Pria yang akrab dipangil Gus Ipul itu mendapat dukungan dari PKB. Dalam
pemilihan legislatif tahun 2014, PKB mempunyai 11 kursi. Maka dengan jumlah
tersebut, sudah klop, sesuai dengan aturan KPU syarat calon dari jalur
partai minimal 20 kursi.

Jadi apabila nantinya Gus Ipul memang jadi diusung Partai Golkar maka
Partai Golkar akan memilih salah satu dari dua orang internal yang daftar
yakni Mayor Jenderal (Mayjen) Purnawirawan Istu Hari Subagio mantan Pangdam
I Bukit Barisan, Sumatera dan Ridwan Hisjam seorang anggota DPR RI.

“Sementara ini yang saya dengar Gus Ipul diusung dari PKB. Dan, PKB itukan
butuh teman, ya kita tidak menutup kemungkinan bisa bersanding berkoalisi
untuk berteman di Pilgub Jatim,” kata Freddy Poernomo Ketua Harian Dewan
Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Timur, seperti
rilis kepada depoliticanews, Minggu (3/9).

“Misalkan nantinya yang terpilih itu adalah Gus Ipul, maka poksi yang
ditawarkan wakil untuk mendampinginya ya salah satu dari internal (Istu
Hari Subagio dan Ridwan Hisjam, red) Golkar. Kalau nantinya tidak (berteman
untuk berkoalisi) dengan PKB maka wakil yang bakal diajukan ya Pak Ridwan
Hisjam. Kan dia juga dari Partai Golkar yang sekarang di DPR RI,” kata
Freddy.

Saat disinggung terkait jika nantinya ada calon lain yang ingin mendaftar
di DPD I Partai Golkar? Freddy mengaku masih belum mengetahui pasti, dan
tidak ingin berandai-andai. Tapi, jika nantinya memang ada yang ingin
mendaftarkan diri ke Partai Golkar, itu akan menjadi perhatian dari partai.

“Kebetulan kelima orang tersebut itu sudah mendaftar di Provinsi, maka ya
saya hormati niat baik mereka. Diluar itu saya tidak tahu pasti dan
berandai-andai,” ujarnya.

Menurut dia, kelima orang yang sudah daftar tersebut sudah masuk proses
verifikasi dengan tahapan di Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golongan
Karya (Golkar) Jawa Timur sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) 06
tahun 2016 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur, Bupati, dan Walikota
dari Partai Golongan Karya.

Tentunya yang dilakukan DPD adalah mensosialisasikannya mulai dari DPD II
yakni Kabupaten hingga Kota di Jawa Timur. “Dari situ, tentunya nanti
kelimanya akan diundang kembali pada 24 September untuk menyampaikan visi
dan misi dihadapan pengurus pleno, termasuk seluruh jajaran Partai Golkar
Kabupaten/ Kota di Jawa Timur,” pungkasnya. (Amr)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *