Polisi Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan NF

Depoliticanews – Polres Metro Jakarta Selatan mengabulkan permohonan
penangguhan penahanan Nurul Fahmi alias NF, tersangka kasus pembawa Bendera
Merah Putih beruliskan huruf Arab, pada saat aksi unjuk rasa massa FPI dan
sejumlah ormas lain, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan.

Kepala Bagian Mitra Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono
mengatakan, Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan penangkapan
terhadap NF terkait membawa Bendera Merah Putih bertuliskan huruf Arab.

Penyidik sudah melakukan proses penyidikan, menetapkan NF sebagai tersangka
dan dilakukan penahanan.
“Ini kita kedatangan Ustadz Arifin Ilham, beliau bersama keluarga NF dan
istri NF menyampaikan permohonan penangguhan penahan,” ujar Awi, di
Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa (24/1).

Dikatakan Awi, ada dua alasan penyidik mengabulkan permohonan penangguhan
penahanan tersangka. Pertama alasan subyektif, ada jaminan dari Ustadz
Arifin dan istri NF. “Istrinya juga baru melahirkan 12 hari lalu, tentu
perlu perhatian dari suaminya untuk memberikan nafkah,” ungkapnya.

Kedua, tambahnya, alasan obyektif, tersangka berjanji tidak akan melarikan
diri, tidak mengulangi perbuatannya lagi, dan tidak menghilangkan barang
bukti. “Karena itu, Polres Jaksel Mengabulkan penangguhan,” katanya.

Sementara itu, Arifin Ilham menuturkan, dirinya mau menjadi penjamin karena
menilai NF melakukan perbuatan itu karena ketidaksengajaan dan
ketidaktahuannya.

“Pertama kita lihat saudara kita yang melakukan kesalahan karena
ketidaksengajaan, ketidaktahuan, dan melihat beliau anaknya baru lahir.
Istri dan beliau juga senang menghafal Alquran, jadi tersentuh hati ustadz,
sehingga datang ke Pak Tito (Kapolri Jenderal Tito Karnavian) mohon
kebijakan Polri menangguhkan tahanan, dan alhamdulillah diterima,” jelasnya.

Menurutnya, perbuatan NF karena ketidaktahuannya, rasa bangga dengan
Bendera Indonesia, serta tidak ada maksud memprovokasi dan sebagainya.
“Pesan khusus kepada beliau (NF), kembali kepada Alquran, kembali kepada
keluarga, ikhtiar pada yang halal, dan tetap semangat, belajar serta
mengajar. Ambil hikmah besar dari peristiwa ini, semakin dekat dengan
Allah, cinta Indonesia,” jelasnya. (Amr)


TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *